Kanada Longgarkan Visa untuk WNI, Kini Bisa Pakai eTA
Pemerintah Kanada resmi melonggarkan persyaratan visa bagi para pelaku perjalanan dari Indonesia dan Malaysia.
Mulai pekan ini, warga negara dari kedua negara ASEAN tersebut yang memenuhi kriteria tertentu diizinkan mengajukan Otorisasi Perjalanan Elektronik (Electronic Travel Authorization/eTA) sebagai pengganti visa kunjungan tradisional.
Berdasarkan pernyataan resmi yang dirilis di situs pemerintah Kanada (Government of Canada), kemudahan sistem eTA ini tidak berlaku otomatis untuk semua orang, melainkan ditujukan bagi pelancong yang memiliki rekam jejak perjalanan yang baik.
Baca Juga: Menhaj Umumkan Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026
Warga negara Indonesia (WNI) dan Malaysia berhak mengajukan eTA jika memenuhi salah satu dari syarat berikut:
- Pernah Memiliki Visa Kanada: Tercatat pernah memegang Visa Residen Sementara (Temporary Resident Visa/TRV) Kanada dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
- Memiliki Visa Amerika Serikat: Saat ini tengah memiliki Visa Non-Imigran Amerika Serikat (AS) yang masih berlaku (valid).
Perlu dicatat, fasilitas eTA ini hanya berlaku bagi wisatawan yang masuk atau transit di Kanada melalui jalur udara (pesawat terbang). Bagi turis yang masuk melalui jalur darat atau laut, aturan visa reguler tetap berlaku.
Baca juga: Cara Buat Visa Amerika Serikat, Jenis serta Syaratnya
Bagi warga negara Indonesia yang saat ini sudah telanjur memiliki Visa TRV Kanada tradisional yang masih aktif, mereka tetap dapat menggunakannya seperti biasa untuk masuk ke Kanada hingga masa berlaku visa tersebut habis.
Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi Kanada menegaskan bahwa perombakan kebijakan visa ini bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi makro Pemerintah Kanada yang lebih luas untuk memperkuat cengkeraman hubungan diplomatik dan ekonomi dengan kawasan Indo-Pasifik.
Dengan mempermudah mobilitas masyarakat, Kanada membidik pertumbuhan yang lebih erat di sektor perdagangan bilateral, arus investasi langsung, serta kerja sama ekonomi strategis dengan Indonesia dan Malaysia selaku dua kekuatan ekonomi di Asia Tenggara.
Melalui sistem eTA yang baru ini, otoritas keamanan Kanada tetap dapat melakukan penyaringan keamanan pra-perjalanan atau pre-travel screening secara digital kepada setiap penumpang udara sebelum mereka lepas landas menuju Kanada, sehingga aspek keamanan nasional kedua belah negara tetap terjaga optimal di tahun 2026 ini. cnn

