Buka Musrenbang 2026, Gubernur: Sumsel Siap Berakselerasi dan Sinkron dengan Pusat
Palembang, Nawacita | Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumsel Tahun 2027. Bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (14/4/2026).
Dalam arahannya, HD menekankan bahwa Sumatera Selatan tengah memasuki fase “metamorfosis”. Ia menginginkan pola kepemimpinan yang lebih gesit, akseleratif, dan akuntabel tanpa melanggar regulasi yang berlaku. Deru menyoroti pentingnya menyikapi aturan mandatory, terutama terkait infrastruktur, pendidikan, dan pembatasan belanja pegawai yang sangat ketat.
“Belanja daerah kini dibatasi maksimum 30 persen. Kondisi ini menuntut inovasi dan improvisasi tinggi dari Pemprov Sumsel agar program strategis tetap berjalan maksimal. Kita harus linear dengan pemerintah pusat, karena provinsi adalah kepingan puzzle yang menyatukan kabupaten dan kota,” tegas HD.
Baca Juga: Terima PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-35, Gubernur Bahas Ketahanan dan Kondusifitas Sumsel
Selain efisiensi, ia menaruh perhatian besar pada nasib tenaga pendidik dan PPPK. Baginya, kesejahteraan guru adalah kunci menjamin kualitas SDM di tengah tantangan bonus demografi.
Ia juga meminta pemerintah pusat memberikan kelonggaran payung hukum agar daerah memiliki ruang improvisasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Targetnya jelas: dengan biaya rendah, dihasilkan ledakan manfaat yang tinggi bagi masyarakat.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Sumsel. Ia mencatat data statistik Sumsel yang impresif, mulai dari inflasi yang terkendali, angka stunting terbaik nasional, hingga kapasitas fiskal yang kuat di mana PAD melampaui dana transfer pusat. Bima Arya mengingatkan agar konsistensi ini dijaga demi visi Indonesia Maju, sembari tetap menjauhi praktik korupsi. smslprv



