Wednesday, February 11, 2026

Pembongkaran Taman Pelangi Jadi Kesempatan Pemkot Surabaya Optimalisasi Drainase dan Pompa

Pembongkaran Taman Pelangi Jadi Kesempatan Pemkot Surabaya Optimalisasi Drainase dan Pompa

NawacitaPembongkaran Taman Pelangi menjadi salah satu solusi atasi berbagi permasalahan pembangunan di Kota Pahlawan. Selain menjadi titik kemacetan, kawasan Taman Pelangi, Surabaya Selatan, juga menjadi simpul banjir akibat pertemuan sejumlah aliran drainase. Hal tersebut disampaikan Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (20/1/2026).

Walikota Eri menjelaskan, banjir di kawasan Taman Pelangi terjadi karena menjadi titik temu aliran saluran dari wilayah Kebon Agung dan sekitarnya, sehingga ketika debit air meningkat, aliran tidak tertampung secara optimal.

Baca Juga: Bangunan di Bundaran Taman Pelangi Mulai Dibongkar, Proses Ditargetkan Rampung Tiga Hari

- Advertisement -

“Karena di Taman Pelangi simpulnya macet, dan juga simpul banjir. Kenapa simpulnya banjir? Karena ini aliran saluran Kebon Agung,” ucap Eri.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Surabaya akan melakukan optimalisasi saluran drainase dan rumah pompa di sejumlah titik wilayah Surabaya Selatan. Langkah ini bertujuan untuk mengendalikan arah aliran air agar tidak menumpuk di kawasan Taman Pelangi.

Menurut Eri, aliran air dari wilayah Ketintang Baru nantinya tidak lagi langsung mengalir melalui Jalan Ahmad Yani menuju Wonorejo dan Wonocolo, melainkan akan dialihkan ke saluran di depan kawasan Al Hikmah untuk diteruskan ke Kebon Agung dan dibuang ke Kali Surabaya.

“Sehingga nanti yang arah Wonorejo itu kosong. Aliran air dari Ketintang Baru tidak langsung lewat Ahmad Yani menuju Wonorejo, tidak melewati Wonocolo, tapi dialihkan ke saluran di depan Al Hikmah menuju Kebon Agung dan dibuang ke Kali Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga: Pembongkaran Rumah Terdampak Proyek Flyover Taman Pelangi Ditarget Tuntas Januari 2026

Selain penanganan banjir, percepatan pembangunan di simpul Taman Pelangi juga menjadi prioritas Pemkot Surabaya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Pemkot Surabaya menargetkan penanganan terpadu antara perbaikan infrastruktur lalu lintas dan sistem drainase agar kawasan Surabaya Selatan terbebas dari genangan sekaligus kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Yang terpenting di titik ini segera bisa dilakukan pembangunan, sehingga kemacetan paling parah di simpul ini bisa terselesaikan di tahun ini,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru