Thursday, July 18, 2024
HomeDAERAHJATIMPenyerahan Santunan Kematian oleh Pj Walkot Madiun & Kepala BPJS Ketenagakerjaan

Penyerahan Santunan Kematian oleh Pj Walkot Madiun & Kepala BPJS Ketenagakerjaan

Penyerahan Santunan Kematian oleh Pj Walkot Madiun & Kepala BPJS Ketenagakerjaan

Madiun, Nawacita  – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Cabang Madiun terus memberikan perlindungan terhadap para pekerja Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU). Hal ini merupakan bentuk upaya mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan.

Dengan memberikan perlindungan dasar berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) terhadap para pekerja. Maka hal ini dapat menyejahterakan masyarakat jika terjadi risiko sosial seperti kecelakaan maupun meninggal dunia.

Kali ini ahli waris keluarga almarhum Sucipto, salah satu pegawai non ASN Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun menerima santunan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta.

Santunan yang diserahkan Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto dan didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun Anwar Hidayat dan Kadisnaker Kota Madiun tersebut secara langsung diterima oleh ahli waris di Desa Wayut, Kec. Jiwan, Kab. Madiun, Rabu (12/6/2024).

Anwar Hidayat menyampaikan, Pro JKK-JKM di Kota Madiun ini nanti akan diberikan kepada semua pekerja non ASN di lingkungan Pemkot Madiun. Seperti yang disampaikan Pj Wali Kota Madiun bahwa beliau tidak ingin masyarakat dan para pekerja yang ada di kota Madiun mengalami risiko sosial. Tapi kalau ada musibah, minimal sudah ada program JKK-JKM dari Pemkot Madiun.

Baca Juga :  Syarat dan Prosedur Pengajuan KPR BPJS Ketenagakerjaan

“Kami ingin semua pekerja dan masyarakat kota Madiun juga memiliki perlindungan dasar minimal JKK dan JKM, sekali lagi kami apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkot Madiun yang mana sudah memberikan perlindungan kepada pekerja non ASN,” ujar Anwar.

Dijelaskannya, BPJS Ketenagakerjaan saat ini sudah banyak menyalurkan manfaat dari program Pro JKK-JKM yang ada di kota Madiun, baik pekerja non ASN maupun pekerja rentan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan terutama yang mengalami musibah kecelakaan maupun meninggal dunia.

Penyerahan Santunan Kematian oleh Pj Walkot Madiun & Kepala BPJS Ketenagakerjaan

Kadisnaker, Koperasi & UKM Kota Madiun, R Andriono Waskito Murti menjelaskan, program Pro JKK-JKM ini merupakan program perlindungan kepada pekerja dan keluarga dari risiko sosial dan ekonomi yang mungkin menimpa pekerja.

Pro JKK-JKM ini merupakan program lanjutan dari program siaga kita Kota Madiun, yang dulunya hanya memberikan perlindungan kepada pekerja BPU saja, namun saat ini mencakup lebih luas lagi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja Non ASN yang ada dilingkup Pemkot Madiun.

Baca Juga : FGD BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Perluas Cakupan Perlindungan Jamsostek

Dari lanjutan Program siaga kita kota Madiun menjadi Program Pro JKK-JKM tersebut saat ini sudah 14.000 lebih yang mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Dengan jumlah tersebut, Pemkot Madiun telah mendapat penghargaan Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 peringkat 1 se-Jawa Timur.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru