Caleg Lolos Boleh Maju Pilkada 2024, Asal KPU Tidak Patuhi Perintah MK

Daniel Yusmic
Daniel Yusmic Hakim Mahkamah Konstitusi.
top banner

Caleg Lolos Boleh Maju Pilkada 2024, Asal KPU Tidak Patuhi Perintah MK

Jakarta, Nawacita – Boleh tidaknya calon legislatif hasil pemilu 2024 maju di Pemilihan Kepala Daerah yang bakal digelar 27 November 2024 tergantung ketegasan Komisi Penyelenggara Pemilu. Pasalnya, MK memerintahkan KPU untuk mengeluarkan himbauan kepada para calon peserta Pilkada untuk melampirkan persyaratan siap mundur ketika dilantik menjadi anggota DPR, DPRD atau DPD Hasil pemilu 2024.

Himbauan MK itu disampaikan pasca menolak seluruh putusan permohonan Alfarizy dan Nur Fauzi Ramadhan, yang diajukan pada akhir tahun 2023. Dimana isi permohonan itu adalah meminta MK menambahkan persyaratan Calon legislatif lolos pemilu 2024 untuk mundur sebelum maju dalam pencalonan Pilkada 2024. 

Karena dalam kenyataanya, anggota DPR RI dan DPD RI hasil pemilu 2024 akan dilantik 1 Oktober 2024. Sedangkan anggota DPRD Provinsi/Kab/kota menyesuaikan habisnya masa jabatan periode DPRD sebelumnya. Misalnya di DPRD Provinsi Jawa Timur akan dilantik pada 31 Agustus 2024. Sedangkan pelaksanaan Pilkada serentak dilakukan pada 27 November 2024.

MK kemudian menolak permohan tersebut karena belum ada kewajiban konstitusional yang berpotensi dapat disalangunakan oleh anggota DPR, anggota DPD dan anggota DPRD. 

“Jika hal ini dikaitkan dengan kekhawatiran para pemohon, maka kekhawatiran demikian adalah hal yang berlebihan,” kata Hakim Konstitusi Daniel Yusmic, dalam pertimbangan hukum mahkamah, Kamis 29/2/2024 lalu.

 Baca juga : Breaking News! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4%, Berlaku Pemilu 2029

Selain alasan yang terbilang berlebihan, Daniel juga menyampaikan rentan waktu mulai dari pelantikan calon anggota DPR, anggota DPD, dan anggota DPRD terpilih dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024. 

“Dengan demikian, belum relevan memberlakukan syarat pengunduran diri bagi calon anggota DPR, anggota DPD dan anggota DPRD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah,” lanjutnya. 

Meski para calon dewan ini tidak perlu mundur saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah, Daniel tetap mengimbau kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melampirkan persyaratan bagi calon anggota DPR, DPD, dan DPRD terpilih, disaat yang sama juga  mencalonkan diri sebagai kepala daerah, agar  membuat surat pernyataan bersedia mengundurkan diri jika telah dilantik secara resmi sebagai anggota dewan, apabila tetap ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Dengan demikian, senyampang KPU mengabaikan himbauan MK tersebut, maka caleg lolos tetap bisa melanjutkan tahapan sebagai calon kepala daerah hingga coblosan selesai. Namun resikonya, KPU bakal disebut tidak patuh atas perintah MK. Terlebih, perintah dari MK tersebut akan dianggap sebagai himbauan semata, bukan perintah yang wajib dipatuhi. Karena MK dalam putusan Nomor 12/PUU-XXII/2024 itu menolak seluruhnya gugatan pemohon.

Pilkada
Sebanyak 57 petugas Pemilu 2024 dilaporkan meninggal dunia ( sumber foto : Istimewa)ju

Meskipun dalam salinan putusan MK tersebut, ditekankan bahwa : melalui putusan perkara a quo penting bagi Mahkamah untuk menegaskan, agar Komisi Pemilihan Umum mempersyaratkan bagi calon anggota DPR, anggota DPD, dan anggota DPRD terpilih yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah untuk membuat surat pernyataan bersedia mengundurkan diri jika telah dilantik secara resmi menjadi anggota DPR, anggota DPD dan anggota DPRD apabila tetap mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Disisi lain, hakim konstitusi Guntur Hamzah menyatakan pendapat berbeda atau dissenting opinion, yang hendaknya permohonan para pemohon dikabulkan. Sebab menurutnya, putusan inkonstitusional bersyarat ini tidak dimaknai termasuk juga dalam hal pencalonan anggota DPR,DPD, dan DPRD yang terpilih berdasarkan hasil rekapitulaai suara yang ditetapkan KPU. 

“Dengan demikian, menurut pendapat saya, Permohonan para Pemohon seharusnya dikabulkan (gegrond wordt verklaard),” jelas Guntur. tempo/bdo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here