Thursday, July 25, 2024
HomeBUMNEkonomi dan BisnisKemenko Marves Dorong Produksi Baterai LFP dan NMC di Dalam Negeri

Kemenko Marves Dorong Produksi Baterai LFP dan NMC di Dalam Negeri

Kemenko Marves Dorong Produksi Baterai LFP dan NMC di Dalam Negeri

Jakarta, Nawacita | Kemenko Marves mendorong produksi baterai kendaraan listrik berjenis lithium ferro posphate (LFP) dan nickel manganese cobalt (NMC) di dalam negeri.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengatakan kedua jenis baterai tersebut sama-sama bisa memberikan keuntungan bagi Indonesia.

“Kami juga dorong mau baterainya LFP atau NMC, silahkan yang penting dibikin di Indonesia nanti. Karena kita punya nikel, gakpapa kita bagi sama orang, tapi kita dapat hilirisasinya di sini,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Ia mengatakan saat ini Indonesia memiliki 25 persen cadangan nikel dunia, namun hanya mendapatkan 2 persen dari total pasar kendaraan listrik global.

Baterai LFP NMC
Perakitan baterai untuk mobil listrik

Sehingga menurutnya, produksi kedua jenis baterai itu diperlukan supaya para produsen tidak beralih ke teknologi lain.

“Jadi mau ga mau sebagian mungkin dari sini akan keluar ke tempat lain. Karena kita paksa gitu, dia akan bikin LFP. Dia akan bikin teknologi baru, malah nikel kita enggak laku,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai dengan produksi kedua baterai tersebut bisa memberikan keuntungan bagi perekonomian Indonesia, karena kedua bahan baku LFP dan NMC dapat diperoleh di tanah air.

Baca Juga: AstraZeneca dan Kemenko Marves Luncurkan 500 Kendaraan Listrik

Adapun baterai LFP berbahan baku besi, sedangkan NMC diproduksi dengan bahan dasar nikel.

“Kalau LFP, dia materialnya lebih banyak tersedia di mana-mana, besi itu lebih common daripada nikel,” ujarnya.

Sementara itu, menurut peneliti senior International Council on Clean Transportation (ICCT) Georg Bieker mengatakan, perkiraan usia kendaraan listrik (EV) antara 18 sampai 20 tahun, sedangkan usia pakai baterai yang berkisar 3.000 sampai 5.000 kali pengisian daya. antr

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru