Pj Gubernur Sumsel Hadiri Launching Bersama Bedah Rumah dan Pemberian Sanitasi Serentak

Pj Gubernur Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Launching Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Pemberian Sanitasi Serentak di Sumatera Selatan bertempat di Gang Kaleng, Plaju Ilir, Kec. Plaju, Kota Palembang, Rabu, (21/2/2024).
top banner

Pj Gubernur Sumsel Hadiri Launching Bersama Bedah Rumah dan Pemberian Sanitasi Serentak

Palembang, Nawacita | Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Launching Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Pemberian Sanitasi Serentak di Sumatera Selatan bertempat di Gang Kaleng, Plaju Ilir, Kec. Plaju, Kota Palembang, Rabu, (21/2/2024).

Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Perkim Sumsel, Ir. Novian Aswardani, ST., MM.IPM., Asean Eng, Kepala Dinas PUBMTR M. Affandi, ST., M.Sc., Camat Plaju, H. Ahmad Furqon, Kapolsek Plaju, Akp. Hendri Permana, Danramil Plaju, Kapten Jzi Junaidi, dan Para Lurah Kecamatan Plaju.

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni katakan Gerakan ini merupakan Program Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota di Sumsel. Dimana Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan bagian dari Gerakan Bedah Rumah Serentak Se-Sumsel (GBRSS).

“Gerakan serentak seperti ini terus dilakukan agar pembangunan di Sumsel bisa lebih efektif, efisien, tepat sasaran, bisa diukur keberhasilannya dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Pj Gubernur Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Launching Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Pemberian Sanitasi Serentak di Sumatera Selatan bertempat di Gang Kaleng, Plaju Ilir, Kec. Plaju, Kota Palembang, Rabu, (21/2/2024).

Fatoni mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak BSB dan Jamkrida yang telah membantu sejumlah rumah untuk dibedah hari ini. Diungkapnya anggaran bedah rumah didapatkan dari APBN, APBD Provinsi dan Kab/Kota, Baznas, CSR dari perusahaan-perusahaan, BUMN, BUMD, maupun swasta.

“Bedah rumah hari ini berjumlah total 8.391 rumah, kita patut berbangga dan bersyukur. Minimal sejumlah ini dan jumlah ini akan terus bertambah. Karena masih banyak yang mau berkontribusi,” ungkapnya.

Dari sejumlah dana yang masuk CSR baru 75 unit rumah. Dari APBD ada 3.666 unit rumah, APBN 1.345 unit rumah, dan Baznas 234 unit rumah. Serta saat ini terkumpul data pemberian sanitasi yaitu berjumlah 6.984. Jumlah ini masih bisa bertambah. Hal ini menjadi jumlah pembangunan sanitasi terbesar di Indonesia dan akan kita masukan MURI.

“Bisa dibayangkan gerakan ini akan sangat masif dan bisa mengentaskan kemiskinan dari bedah rumah dan pembagian kloset sebagai simbolis gerakan pemberian sanitasi serentak se-Sumsel. Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak,” katanya.

Baca Juga: Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pemantapan Kunker Ketum TP PKK

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., ungkapkan kegiatan ini diinisiasi oleh Penjabat Gubernur Sumsel. Setelah dilaunching, rumah yang telah dibedah akan diresmikan nanti sebelum tanggal 15 Mei pada hari jadi Provinsi Sumsel.

“Alhamdulillah kita akan melakukan launching 8 ribu lebih rumah secara serentak. Khususnya yang dipersembahkan untuk hari jadi Provinsi Sumsel sesuai umurnya yaitu 78 unit di kota Palembang. Dan ada 1700 unit di Provinsi Sumsel,” jelasnya.

Diungkap Basyaruddin, rumah yang dibedah di kawasan Plaju dimasukan kategori perbaikan rumah yang rusak berat. Dimana dalam launching ini total 7 rumah akan dibedah yaitu 5 rumah melalui Bantuan BSB dan 2 rumah bantuan jamkrida. Mulai dari plaju ini kemudian akan disisir kab/kota hingga nanti mampu membedah sebanyak 1700 rumah. smslprv

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here