Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo, Tuntut Keadilan Guru SD yang Meninggal karena Ditindas

Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo
Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo, Tuntut Keadilan Guru SD yang Meninggal karena Ditindas
top banner

Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo, Tuntut Keadilan Guru SD yang Meninggal karena Ditindas

JAKARTA, Nawacita – Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo, Korea Selatan diguncang oleh protes yang tak terlupakan ketika lebih dari 300 ribu guru dari seluruh wilayah negara.

Demo ini mengambil tindakan drastis untuk menuntut keadilan bagi seorang guru Sekolah Dasar yang wafat setelah diduga ditindas oleh tekanan dan pelecehan.

Pada tanggal 19 Juli lalu, sebuah berita mengerikan menghantam Korea Selatan ketika seorang guru Sekolah Dasar ditemukan tewas di area Sekolah Dasar di wilayah mewah Seochogu di Gangnam, Seoul.

Guru muda ini diketahui baru saja memulai karirnya sebagai wali kelas untuk siswa kelas satu. Informasi dari Dinas Pendidikan mengungkapkan bahwa guru tersebut ditemukan meninggal di sekolah sebelum para siswa tiba.

Tentu saja hal tersebut meninggalkan banyak pertanyaan tak terjawab tentang apa yang sebenarnya terjadi pada guru SD tersebut. Menurut serikat guru di Seoul, guru tersebut telah berjuang keras mengatasi keluhan terus-menerus dari orang tua siswa saat dirinya berusaha menangani kasus bullying di sekolah dasar tersebut.

Tebaran pertanyaan dan spekulasi pun mencuat tentang seberapa berat tekanan dan pelecehan yang telah dihadapinya hingga menyebabkan seorang guru muda berusia 23 tahun mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.

Baca Juga: Mendag Sinergikan 116 UKM Nasional dengan 43 Importir Korea Selatan

300 Ribu Guru Gelar Aksi Demonstrasi

Sebagai tanggapan terhadap insiden yang mengguncang hati masyarakat Korea, publik dan serikat guru secara bersama-sama menyuarakan keprihatinan mereka. Dilansir media dari laman Koreaboo, gerbang sekolah di seluruh negeri dipenuhi dengan karangan bunga dan pesan duka.

Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo
Ratusan Ribu Guru di Korea Selatan Demo, Tuntut Keadilan Guru SD yang Meninggal karena Ditindas.

Namun, yang paling mencolok adalah aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar oleh 300 ribu guru dari seluruh wilayah Korea Selatan. Mereka menuntut keadilan untuk guru Sekolah Dasar yang telah meninggal, dan menyuarakan pesan protes dengan kalimat tegas.

Seperti, “Petinggi menyuruh kami untuk mengikuti peraturan, kami sudah patuhi. Sekarang, saatnya kalian yang tegakkan peraturan seadil-adilnya. Apakah kalian tidak malu?”

Penting untuk dicatat bahwa demonstrasi ini dilakukan tanpa mengganggu jam mengajar di sekolah masing-masing. Sebelumnya, guru-guru tersebut telah menghadapi larangan aksi mogok yang diberlakukan oleh Kementrian Pendidikan Korea Selatan.

Mereka terus memberikan pendidikan kepada siswa-siswa mereka sepanjang hari, namun setelah jam mengajar berakhir.

Kemudian mereka berkumpul di Yeouido dengan mengenakan kaos berwarna hitam sebagai bentuk solidaritas untuk menuntut keadilan bagi guru SD yang telah meninggal dan perubahan aturan yang lebih baik untuk guru-guru di seluruh negeri.

Tidak sedikit pula guru yang memilih untuk tetap melakukan aksi mogok mengajar dan meliburkan sekolahnya, bahkan jika mereka dihadapkan pada ancaman sanksi dari Kementrian Pendidikan.

Mereka telah menyuarakan pentingnya perubahan dalam sistem pendidikan dan perlindungan bagi guru yang berjuang mengajar anak-anak Korea Selatan.

korbgtnws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here