Gunung Sumbing Kebakaran, Puluhan Pendaki Dievakuasi

Gunung Sumbing Kebakaran, Puluhan Pendaki Dievakuasi
top banner

Gunung Sumbing Kebakaran, Semua Jalur Pendakian Ditutup

JAKARTA, Nawacita – Gunung Sumbing Kebakaran, Jalur pendakian ke Gunung Sumbing ditutup, setelah terjadinya kebakaran yang terjadi pada Jumat petang, 1 September 2023. Dalam tayangan yang beredar di media sosial, terlihat api terlihat jelas dari wilayah sebagian permukiman Kaliangkrik, Kanjoran, Kabupaten Magelang.

“Malam ini (Jumat) terjadi kebakaran Gunung Sumbing jam sekitar 18.15 wib,” tulis akun Mountnesia, dikutip Sabtu (2/9/2023). Luasan area Gunung Sumbing yang terbakar diketahui mencapai 3 kecamatan. Ketiga kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Kalikajar, Kecamatan Sapuran dan Kecamatan Kepil.

Area yang terjadi kebakaran Gunung Sumbing Masuk Wilayah Kecamatan Kalikajar, Kecamatan Sapuran dan Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Disebutkan pula, api kebakaran sudah mulai muncul sejak Jumat siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Api kemudian terus meluas, hingga turut terlihat di wilayah Banyumudal, Wonosobo. Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung bergerak mengevakuasi pendaki dan melakukan pemadaman.

Mengutip dari akun Instagram @gunung.sumbing, terdapat surat edaran dari Perhutani dengan nomor 0506/059-1/KDU/2023 perihal penutupan semua jalur pendakian Gunung Sumbing. Perhutani mengimbau masyarakat desa atau warga di sekitaran basecamp yang dekat dari jalur pendakian untuk menutup jalur serta ikut andil dalam upaya pemadaman.

Bagi calon pendaki yang akan mengunjungi Gunung Sumbing, akan dialihkan ke gunung lain dan yang telah mendaki sudah dilakukan upaya penarikan. Warganet menyayangkan terjadinya kebakaran di Gunung Sumbing, mereka berkomentar, “Merinding banget liatnya.”

Baca Juga: Kebakaran di Kawasan Mal Gandaria City Jakarta Selatan, 75 Motor Hangus Terbakar

Selain itu ada pula yang berkomentar baru turun dari gunung tersebut. Tapi ada pula yang sedang dalam perjalanan ke Gunung Sumbing, sehingga harus mengalihkan tujuannya.

Jadi Pendakian Populer di Jawa Tengah

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here