Terungkap, 25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres

25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres
Terungkap, 25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres
top banner

Terungkap, 25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres

JAKARTA, Nawacita – Terungkap, 25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres, Partai Demokrat mengungkap secarik surat tulisan tangan Anies Baswedan yang ditujukan ke Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tulisan tertanggal 25 Agustus 2023 itu adalah bukti adanya pengkhianatan dari Anies Baswedan terhadap Demokrat.

Surat itu bertuliskan harapan Anies agar AHY berkenan menjadi pendampingnya dalam kontestasi politik 2024 mendatang.

“Surat Anies ke AHY minggu lalu. Surat ini dibuat tanggal 25 Agustus 2023 dan disaksikan oleh dua orang,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Jumat (1/9).

Di dalamnya, disebutkan surat dibuat dan disaksikan oleh 2 orang. Pada intinya, surat Anies itu berisi permintaan agar AHY menjadi pasangannya di Pilpres 2024.

Baca Juga: Begini Kronologi Terbongkarnya Duet Anies-Cak Imin, Demokrat Merasa Dikhianati

Berikut isi suratnya:

Mas AHY yth,

Semoga dalam keadaan sehat, tetap produktif dan selalu dalam keberkahan-Nya. Melalui pesan singkat ini, kami bermaksud menyampaikan harapan agar Mas AHY berkenan untuk menjadi pasangan dalam mengikuti Pilpres 2024. Teriring salam hormat.

(Tanda tangan Anies Baswedan).

Kebenaran surat itu juga diungkapkan oleh Sekjen Partai Teuku Riefky Harsya pada Kamis (31/8) kemarin.

25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres
Terungkap, 25 Agustus Anies Sudah Ajak AHY jadi Cawapres.

“Bahkan, Capres Anies menuliskan keputusannya itu dalam bentuk surat tulisan tangan yang ditandatangani, kepada Ketum AHY pada tanggal 25 Agustus 2023 (enam hari yang lalu),” katanya.

Dia menjeskan, dalam surat itu Anies secara resmi meminta agar AHY bersedia menjadi pendampingnyas sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

“Inti dari surat tersebut ialah untuk meminta secara resmi agar Ketum AHY bersedia untuk menjadi Cawapresnya,” tambahnya.

Koalisi Perubahan merasa dikhianati keputusan sepihak Anies Baswedan yang memilih Muhaimin Iskandar Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024.

Kerjasama antara Nasdem-PKB itu disetujui sepihak oleh Anies Baswedan, tanpa melibatkan Partai Demokrat dan PKS. bdo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here