Kemenkominfo Tingkatkan Kecakapan Digital Anak Muda untuk Capai Indonesia Emas 2045

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria
top banner

Kemenkominfo Tingkatkan Kecakapan Digital Anak Muda untuk Capai Indonesia Emas 2045

Jakarta, Nawacita | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) fokus meningkatkan kecakapan digital anak muda yang akan menjadi penerus bangsa dan menyukseskan visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyebutkan, agenda prioritas itu dapat menuntun Indonesia memiliki generasi yang produktif dan membangun negeri.

“Hal yang harus kita lakukan sejak sekarang adalah mendirikan keterampilan digital buat generasi muda. Itu sangat penting karena dunia makin terkoneksi dengan internet, teknologi juga makin berkembang, disrupsinya luar biasa,” ujar Nezar dalam keterangannya, melansir Antara, Senin (21/8/2023) malam.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria

Nezar menyebut, Indonesia saat ini tengah memasuki masa bonus demografi. Masa bonus demografi merupakan momentum sejarah yang penting, karena penduduk produktif usia 17-45 tahun mendominasi lebih dari 60 persen populasi.

Beragam negara maju seperti China dan Jepang telah terbukti berhasil memanfaatkan bonus demografinya untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan produktivitas nasional.

Berkaca dari itu, agar kesempatan emas yang dimiliki Indonesia bisa termanfaatkan dengan baik, maka generasi muda harus dibekali keterampilan-keterampilan khususnya kecakapan digital.

Generasi muda harus mengenal beragam teknologi yang berkembang, agar nantinya bisa dimanfaatkan untuk mendukung kemandirian Indonesia di bidang ekonomi, sosial, hingga budaya dan bernegara.

Baca Juga: Semakin Marak, Kemenkominfo Blokir 886.719 Situs Judi Online

Langkah itu merupakan hal yang wajar karena setiap negara yang dihadapkan dengan bonus demografi tentunya harus menyiapkan taktik yang tepat agar kemajuan negara bisa tercapai.

Apalagi saat ini, bonus demografi Indonesia tengah berada di puncaknya sehingga penciptaan kecakapan digital untuk generasi muda tidak boleh disia-siakan dan harus menjadi perhatian.

“Tahun 2045 itu kan gak jauh lagi, sekarang 2023 berarti sisa 22 tahun lagi, berarti kurang empat periode presiden lagi. Di tahun 2030, saya kira kita harus sudah siap,” tandas Nezar. antr

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here