Mulai 2024, Wajib Tunjukkan KTP Saat Beli Elpiji 3 Kg

Mulai tahun 2024, Masyarakat diminta menunjukkan KTP saat membeli gas elpiji 3 kg. (Foto : Fio Atmaja)
Mulai tahun 2024, Masyarakat diminta menunjukkan KTP saat membeli gas elpiji 3 kg. (Foto : Fio Atmaja)
top banner

Mulai 2024, Wajib Tunjukkan KTP Saat Beli Elpiji 3 Kg

Mojokerto, Nawacita – Ada aturan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembelian elpiji 3 kg (kilogram). Aturan ini mengharuskan pembeli elpiji 3 kg untuk menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) saat membeli. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM yang ditandatangani pada 27 Februari 2023 lalu.

Aturan baru yang mengharuskan pembeli elpiji 3 kg menunjukkan KTP belum berlaku sekarang. Menurut Iwan Abdillah, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, aturan ini kemungkinan akan mulai diberlakukan pada tahun 2024.

“Saat ini masih sosialisasi dulu dan pendataan, kalau membeli (tanpa menunjukkan KTP) masih dilayani,” ucap Iwan, Selasa (15/8/2023).

Menurutnya, kepmen ESDM menetapkan aturan untuk penyediaan dan distribusi elpiji tertentu agar dapat mencapai sasaran yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, aturan ini juga mengatur skema penyediaan dan distribusi elpiji tertentu serta beberapa persyaratan yang harus dipatuhi oleh masyarakat dan kelompok terkait.

Program subsidi gas elpiji melon kini mensyaratkan pembeli untuk menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) saat melakukan pembelian. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi tepat sasaran, hanya diberikan kepada konsumen atau pengguna tertentu yang memenuhi syarat.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Mojokerto Gencar Awasi Peredaran Elpiji Melon Bersubsidi

Elpiji melon merupakan salah satu jenis elpiji yang disubsidi oleh pemerintah, dan dengan adanya aturan baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program subsidi tersebut.

“Seperti kelompok rumah tangga, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran,” ujarnya.

Iwan menambahkan, sempat ada extra dropping elpiji 3 kg dari Pertamina sebesar 52.640 tabung, 100 persen dari alokasi harian, khusus untuk Kabupaten Mojokerto selama empat hari yaitu 27-31 Juli.

‘’Masyarakat tidak perlu panic buying jika mendengar berita kelangkaan elpiji di wilayah lain,’’ imbuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada bulan Juli 2023, tambahan pasokan tabung elpiji 3 KG dari Pertamina untuk Kabupaten Mojokerto mencapai 52.640 tabung. Sementara itu, konsumsi normal rata-rata harian elpiji 3 KG sekitar 52.214 tabung. Jumlah tambahan tersebut sekitar 100,8 persen dari kebutuhan normal. Populasi penduduk Kabupaten Mojokerto diperkirakan sekitar 1.134.913 jiwa.

“Kami pastikan stok elpiji cukup hingga akhir tahun,’’ tegasnya.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here