Wednesday, July 17, 2024
HomeDAERAHJATIMAkibat Kekeringan yang Meluas, Ketua Komisi D Meminta Pemprov Segera Menyediakan Air...

Akibat Kekeringan yang Meluas, Ketua Komisi D Meminta Pemprov Segera Menyediakan Air Bersih untuk Bondowoso

Surabaya, Nawacita – Ketua Komisi D DPRD Jatim Dr Agung Mulyono meminta pemerintah provinsi segera memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Bondowoso.

Memang, kekeringan di Bondowoso sudah meluas dan membuat masyarakat sulit mendapatkan air bersih.

Diketahui, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, tidak kurang dari 44 dusun di 10 kecamatan mengalami krisis air rumah tangga.

Pasalnya, akibat musim kemarau yang berkepanjangan, sumber air mulai mengering. Ke-10 kecamatan tersebut adalah Taman Krocok, Cermee, Klabang, Botolinggo, Prajekan, Curahdami, Wringin, Tegalampel, Maesan dan Tapen.

Sedangkan desa-desanya antara lain Penang, Jirek Mas, Klekean, Lanas, Leprak, Suling, Sumbercanting, Gentong, Kretek, Pandak dan beberapa lainnya.

Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim itu mendorong Pemprov terus menyediakan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat.

“Bila ada kebutuhan masyarakat harus segera mengalirkan air bersih ke daerah yang terkena bencana karena itu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Pemerintah harus cepat tanggap dan cepat tanggap masalah ini,” tegasnya.

Lulusan Fakultas Kedoktoran dari Universitas Airlangga juga mendesak pemerintah untuk rutin melakukan pemutakhiran wilayah yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih.

Pendataan secara berkala perlu dilakukan agar masyarakat tidak perlu menunggu dan permasalahan yang dihadapi dapat segera diselesaikan.

Menurut dia, penimbunan air rumah tangga sangat diperlukan mengingat masih ada beberapa titik di wilayah yang kesulitan mengakses air rumah tangga akibat kekeringan. Otoritas lokal juga didorong untuk secara teratur memperbarui daerah yang terkena dampak.

“Harus ada pendataan rutin dari RT sampai tingkat kabupaten dan kabupaten/kota. Sehingga masalah kekurangan air minum bisa diselesaikan secepat mungkin,” jelasnya.

Selain itu, ke depan, ia menyarankan pihak terkait untuk membuat atau mensuplai pompa air di titik-titik sumber air atau upaya lain untuk mengatasi kesulitan air bersih.

“Dalam jangka panjang, kita perlu membangun waduk dan titik pompa. Untuk mengantisipasi risiko kekeringan di musim kemarau,” kata putra kelahiran Banyuwangi itu. Rgo

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru