PPDB Kota Mojokerto, Masih Banyak Pendaftar Tidak Memenuhi Syarat

Panitia dari Dikbud Kota Mojokerto saat melakukan verifikasi dokumen di pusat server PPDB di SMPN 1 Kota Mojokerto. (Foto : Fio Atmaja)
Panitia dari Dikbud Kota Mojokerto saat melakukan verifikasi dokumen di pusat server PPDB di SMPN 1 Kota Mojokerto. (Foto : Fio Atmaja)
top banner

PPDB Kota Mojokerto, Masih Banyak Pendaftar Tidak Memenuhi Syarat

Mojokerto, Nawacita – Di Kota Mojokerto, ratusan pendaftar jalur afirmasi terancam dikembalikan. Pasalnya karena calon pendaftar baru tidak menyelesaikan berkas pendaftarannya hingga setelah batas waktu penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 yang ditutup dini hari tadi.

Panitia PPDB Kota Mojokerto Putra Wira Perkasa mengatakan, hingga Kamis malam (8/6/2023), sebanyak 446 pendaftar telah menyerahkan total 113 dokumen untuk jalur afirmasi SMP Negeri. Sementara itu, 111 pendaftar menyerahkan 26 dokumen untuk tingkat sekolah dasar negeri (SDN).

“Meski diberi kesempatan untuk melengkapi berkas, namun hingga batas akhir perbaikan masih banyak calon peserta didik yang tak bisa menyertakan dokumen pendukung sebagai bukti statis ekonomi dari keluarga miskin,” ucapnya, Jum’at (9/6/2023).

Putra (sapaan akrab, red) menyebutkan, sehingga mereka dipastikan gugur dalam persaingan masuk ke jenjang SMP maupun SD negeri. Ketika pendaftar atau yang bersangkutan tidak lagi meng – upload lagi atau secara tidak melengkapi dokumen secara verifikasi maka mereka dianggap gugur.

“Rata-rata yang kami kembalikan itu hanya melampirkan SKTM (surat keterangan tidak mampu) yang dikeluarkan tanggal 5, 6, dan 7 Juni. Bahkan ada yang per hari terakhir pendaftaran kemarin,” kata, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto.

Selain itu, persyaratan jalur afirmasi yang membuka pagu sebesar 15% dari pagu sekolah secara keseluruhan telah terpenuhi. Bahkan, peminatnya lebih banyak daripada lowongan untuk 270 kursi di 9 lembaga.

Baca Juga: PPDB 2023, Dikbud Kota Mojokerto Siagakan Server 24 Jam Penuh

“Sudah terpenuhinya jalur afirmasi SMP yang kebanyakan juga memiliki dokumen pendukung seperti KIP, PKH, dan sejenisnya,” ujarnya.

Putra menambahkan, setelah ini akan digulirkan tahap penyeleksian. Hal itu dilakukan setelah Pendaftaran ditutup dan nantinya bagi sekolah yang jumlah pendaftar jalur afirmasi melebihi kuota bakal dilakukan penyaringan melalui verifikasi lapangan.

“Nanti akan dilakukan survei ke rumah calon siswa untuk menentukan penerimaan calon peserta didik,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, hal serupa juga dilakukan bagi jalur khusus kelas olahraga yang dibuka di tiga SMP negeri. Mulai 12-14 Juni, para pendaftar yang lolos juga wajib menjalani seleksi kompetensi dengan persyaratan punya sertifikat prestasi dan ikut tes langsung sesuai bidang masing – masing.

Selain itu untuk jalur perpindahan tugas orang tua (PTO) yang membuka 100 kursi namun baru 26 berkas yang dinyatakan lengkap. Demikian dengan jalur golden ticket karena baru terisi 10 pendaftar yang memenuhi syarat dari 27 kursi yang disediakan. Sementara di jenjang SD, jalur PTO juga masih terisi 14 pendaftar dari kuota 93 kursi

Para peserta yang tak berhasil lolos di tahap pendaftaran pertama tatap diberi kesempatan untuk mendaftar di jalur zonasi. Terkait hasil akhir seleksi PPDB di jalur non-zonasi akan diumumkan Senin (19/6/2023) melalui online.

“Mereka yang tidak lolos seleksi masih berkesempatan ikut di jalur zonasi yang dibuka 26-30 Juni nanti, karena di jenjang SMP negeri membuka kuota sebanyak 65 persen dan di SD negeri dijatah 80 persen. Namun, kuota tersebut masih berpeluang bertambah apabila terdapat sisa kuota dari jalur non-zonasi. ” tukasnya.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here