Suasana Buka Puasa di Kandang Chelsea, Pertama Diadakan di Premier League

Suasana Buka Puasa di Stamford Bridge, Kandang Chelsea (26/3/2023).
Suasana Buka Puasa di Stamford Bridge, Kandang Chelsea (26/3/2023).
top banner

Suasana Buka Puasa di Kandang Chelsea, Pertama Diadakan di Premier League

Jakarta, Nawacita | Acara buka puasa pertama kali digelar di Stamford Bridge, kandang Chelsea, pada Minggu (26/3/2023) waktu setempat. Seperti yang diketahui, Chelsea Foundation bekerja sama dengan Ramadan Tent Project untuk mengadakan buka bersama atau Open Iftar.

Ramadan Tent Project sendiri merupakan sebuah organisasi yang bertujuan untuk menyatukan komunitas dan menyebarkan semangat Ramadan melalui berbagai kegiatan.  Acara Open Iftar kali ini pun menjadi sejarah karena pertama kali digelar di stadion tim yang berlaga di Premier League, atau kompetisi kasta sepak bola tertinggi di Inggris.

Dilansir dari akun Twitter @OpenIftar, tribun The Shed End yang berada di sisi selatan Stamford Bridge telah dipersiapkan untuk menyambut umat Muslim di Inggris yang akan berbuka puasa.

Air putih dan buah kurma pun ditata rapi sebagai santapan untuk berbuka puasa.

Untuk memastikan keamanan acara ini, Chelsea juga meminta masyarakat yang datang untuk membawa tiket yang sudah dibagikan melalui masjid lokal, kelompok pemuda, jaringan pendukung, dan komunitas Muslim di London.

Suasana Buka Puasa di Stamford Bridge, Kandang Chelsea (26/3/2023).
Suasana Buka Puasa di Stamford Bridge, Kandang Chelsea (26/3/2023).

Dalam pernyataan, The Blues senang karena acara buka bersama di Stamford Bridge ini menarik banyak minat dan berencana menambah kapasitas untuk acara ini di tahun selanjutnya.

“Kami senang melihat tingginya minat untuk menghadiri Open Iftar dan akan meningkatkan kapasitas untuk acara ini di tahun-tahun mendatang,” tulis Chelsea.

Para peserta buka puasa bersama di Stamford Bridge itu juga diberi syal kebanggan Chelsea. 
Setelah santap buka, mereka melanjutkan ibadah salat maghrib bersama.

Sebelumnya, pada Liga Inggris musim ini, Premier League juga menerapkan aturan untuk mengakomodir para pesepak bola Muslim yang berpuasa. Saat pertandingan dimainkan, wasit diminta untuk menghentikan permainan guna memberi kesempatan pemain yang berpuasa untuk berbuka.

Di Liga Inggris sendiri, sejumlah pemain sepak bola top diketahui beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan seperti Mohamed Salah (Liverpool), Ngolo Kante (Chelsea) dan Riyad Mahrez (Manchester City).

Dilansir dari Sky, ofisial pertandingan telah mengeluarkan sebuah panduan dari Professional Game Match Officials Ltd untuk mengizinkan pemain muslim yang sedang berolahraga untuk berbuka puasa.

Jadi, saat matahari terbenam, pemain ini dapat berbuka puasa terlebih dahulu sebelum melanjutkan olahraga.

Saat berbuka puasa, pemain dan ofisial yang melaksanakan ibadah puasa ini akan dapat berbuka. Mereka akan dapat mengonsumsi air, gel energi, atau suplemen.

Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Real Madrid di La Liga 2022/2023: Susunan Pemain Hingga Jadwal Pertandingan

Sesaat sebelum kick-off, para ofisial akan bertugas untuk mengidentifikasi para pemain yang mungkin perlu berbuka puasa selama pertandingan. Lebih jauh, jika memungkinan, para ofisial dan pemain menyepakati waktu untuk berbuka puasa yang tepat. Jeda untuk berbuka puasa selama bulan Ramadan ini adalah hal baru dalam liga.

Pertandingan Leicester City melawan Crystal Palace pada April 2021 adalah pertama kalinya pertandingan Premier League dijeda untuk berbuka puasa. Kemudian, bek Foxes Wesley, Fofana, dan gelandang Eagles, Cheikhou Kouyate, berbuka puasa di pertengahan pertandingan untuk mengonsumsi gel energi dari pinggir lapangan.

Fofana berterima kasih kepada Premier League dan kiper Palace, Vicente Guaita, yang menunda tendangannya untuk memberikan waktu jeda untuk berbuka.

Tak hanya di Liga Inggris, pada April 2022, wasit Matthias Jollenbeck sempat menghentikan sementara pertandingan Bundesliga Jerman pada babak kedua untuk memberi kesempatan kepada bek tengah Mainz, Moussa Niakhate, untuk berbuka puasa dengan meminum air.

Niakhate berterima kasih kepada wasit dalam kejadian yang merupakan yang pertama kalinya terjadi di kompetisi kasta tertinggi Jerman. trbn

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here