3 Maret Sejarah Dunia: Majalah TIME Terbit Perdana Hingga Hari Satwa Liar Sedunia

3 Maret
Hari Satwa Liar Sedunia
top banner

3 Maret Sejarah Dunia: Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah Hingga Abu Bakar Ba’asyir Terlibat Konspirasi Bom Bali 2002

JAKARTA, Nawacita – Pada 3 Maret Berbagai peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya adalah kelahiran Hamengkubuwana (HB) VIII dan Abu Bakar Ba’asir dinyatakan bersalah dalam kasus Bom Bali II. Berikut peristiwa-peristiwa penting pada 3 Februari, yang dirangkum dari Wikipedia:

1880
Kelahiran Hamengkubuwono (HB) VIII, Hamengkubuwono (HB) VIII lahir di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat (Yogyakarta) pada 3 Maret 1880 dan meninggal di Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat pada 22 Oktober 1939 pada umur 59 tahun. Hamengkubuwono VIII dengan nama asli Gusti Raden Mas Sujadi dinobatkan menjadi Sultan Yogyakarta tanggal 8 Februari 1921.

Di masa pemerintahannya, Hamengkubuwono VIII banyak mengadakan rehabilitasi bangunan kompleks keraton Yogyakarta. Salah satunya adalah Bangsal Pagelaran yang berada tepat di selatan Alun-alun utara Yogyakarta. Kemudian, bangunan lainnya yang direhabilitasi adalah tratag Siti Hinggil, Gerbang Donopratopo, dan Masjid Gedhe.

Hamengkubuwono VIII juga merupakan salah satu orang pertama dari kalangan politikus papan atas Kota Yogyakarta yang mendukung perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam pembentukan Muhammadiyah sebagai bentuk loyalitasnya pada Islam.

1918
Jerman, Austria dan Rusia menanda tangani Persetujuan Brest-Litovsk mengakhiri keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I, dan berujung kepada kemerdekaan Finlandia, Estonia, Latvia, Lithuania dan Polandia.

3 Maret
Majalah TIME Terbit Perdana.

1923
Majalah TIME Amerika Serikat Terbit Perdana, Edisi pertama TIME diterbitkan pada 3 Maret 1923, dengan Joseph G Cannon, anggota DPR AS di sampulnya. TIME terbit lebih awal dari pesaing-pesaingnya, sekaligus menciptakan format majalah berita mingguan.

TIME didirikan pada 1923 oleh Briton Hadden dan Henry Luce. Keduanya telah pernah bekerja sama semasa di Yale, menjadi editor dan ketua Yale Daily News. Hadden meninggal pada 1929, dan Luce menjadi orang penting di TIME dan tokoh besar dalam media pada abad ke-20.

Hadden adalah orang yang periang, dan menganggap TIME sebagai sesuatu yang penting namun juga menyenangkan. Ini turut memengaruhi isinya yang hingga kini kadang masih dianggap terlalu ringan untuk berita serius.

3 Maret
Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah.

1924
Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah, Majelis Nasional Turki secara resmi menghapuskan Kekhalifahan Utsmaniyah, Penurunan Kekhalifahan Utsmaniyah terjadi karena pengikisan kekuasaan perlahan dalam kaitannya dengan Eropa Barat, dan karena akhir negara Utsmaniyah akibat pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah oleh mandat Liga Bangsa-Bangsa.

Abdul Mejid II, khalifah Utsmaniyah terakhir, memegang jabatan khalifahnya selama dua tahun setelah pemisahan, tetapi dengan reformasi sekuler Mustafa Kemal dan kemudian pengasingan keluarga Osmanoğlu dari Republik Turki pada 1924, posisi khalifah tersebut ditiadakan.

Baca Juga: 2 Maret Sejarah Dunia: Lahirnya Mikhail Gorbachev Hingga Pertempuran Uni Soviet Vs Tiongkok

1939
Mahatma Gandhi melakukan aksi protes, Mahatma Gandhi melakukan aksi protes kepada pemerintahan Inggris di India dengan berpuasa. Aksi ini adalah awal seruannya untuk mengusir Inggris dari India.

1947
Pemberontakan Laskar Islam di Sumatra Barat Terhadap Pemerintah, Peristiwa Tiga Maret merupakan sebuah upaya pemberontakan terhadap pemerintahan Republik Indonesia di Sumatra Barat. Saat Indonesia sedang dalam masa Revolusi Nasional oleh para militan Islam. Namun, saat itu para pemberontakan gagal, dan tidak hanya itu mereka para provokator saat itu juga ditangkap.

Peristiwa ini ditandai pertempuran bersenjata pada 3 Maret 1947 di Bukittinggi, pusat Keresidenan Sumatra Barat antara beberapa orang TNI dan pejuang laskar. Pasukan yang terlibat saat itu ialah milisi Hizbullah yang ditarik dari Solok, Padang Panjang dan Payakumbuh, yang dimobilisasi dini hari itu. Tujuan utama pemberontakan adalah untuk merebut kekuasaan dari pemerintah Republik.

Saat itu para penduduk Sumatra Barat memang merasa bahwa penguasa Republik Indonesia belum cukup radikal dalam melakukan tindakan terhadap Belanda. Pemilihan umum lokal pada pertengahan 1946 menunjukkan keberhasilan yang signifikan bagi kandidat yang telah menolak untuk bekerja dengan pemerintah Belanda dan Jepang pada era pra-kemerdekaan.

1972
Kelahiran Sumanto si kanibal Indonesia, Sumanto terjerat kasus kanibalisme. Pada awal tahun 2003 silam, namanya dikenal secara luas di Indonesia karena terlibat kasus pencurian mayat dan memakannya karena percaya ini akan memberinya kekuatan batin supranatural.

2005
Abu Bakar Ba’asyir dinyatakan bersalah atas konspirasi Bom Bali 2002, Abu Bakar Ba’asyir bin Abu Bakar Abud merupakan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) serta salah seorang pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu’min. Berbagai badan intelijen menuduh Ba’asyir sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI), sebuah grup separatis militan Islam yang mempunyai kaitan dengan Al-Qaeda.

Perjalanan karier nya dimulai dengan menjadi aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Solo. Selanjutnya ia menjabat Sekretaris Pemuda Al-Irsyad Solo, kemudian terpilih menjadi Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (1961), Ketua Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam, memimpin Pondok Pesantren Al Mu’min (1972) dan Ketua Organisasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), 2002.

Ba’asyir mendirikan Pesantren Al-Mu’min di Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, bersama dengan Abdullah Sungkar pada 10 Maret 1972. Pada masa Orde Baru, Ba’asyir melarikan diri dan tinggal di Malaysia selama 17 tahun atas penolakannya terhadap asas tunggal Pancasila.

2014
Hari Satwa Liar Sedunia, Melansir situs World Wildlife Day, sejarah dicetuskannya Hari Satwa Liar Sedunia bermula pada tanggal 20 Desember 2013. Pada sesi ke-68, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) menetapkan tanggal 3 Maret sebagai Hari Satwa Liar Sedunia.

Tanggal 3 Maret Hari Satwa Liar Sedunia dipilih berdasarkan hari di mana Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES) disahkan pada tahun 1973. Konvensi ini merupakan perjanjian internasional antara pemerintah untuk memastikan bahwa perdagangan internasional spesimen hewan dan tumbuhan liar tidak mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.

Sesuai dengan konvensi ini, badan-badan PBB, organisasi sektor swasta, filantropi dan organisasi non-pemerintah terus bekerja untuk konservasi, penggunaan satwa liar yang berkelanjutan dan dalam memerangi perdagangan ilegal dan menipisnya satwa liar.

Selanjutnya Hari Satwa Liar Sedunia kini telah menjadi acara tahunan global terpenting yang didedikasikan untuk satwa liar di dunia. Peringatan Hari Satwa Liar Sedunia untuk pertama kalinya adalah pada 3 Maret 2014 lalu.

okpkrtnws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here