Kadis PMD Gresik Serahkan Manfaat Program BPJamsostek ke Ahli Waris Kades

Kadis PMD Gresik Abu Hassan simbolis menyerahkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan di acara pelantikan Kades Manyarejo, Jumat (3/2/2023)
top banner

Kadis PMD Gresik Serahkan Manfaat Program BPJamsostek ke Ahli Waris Kades

Gresik, Nawacita – Sebagai upaya melaksanakan amanah negara dalam mencapai welfare state, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Gresik menyerahkan Klaim Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) di acara Pelantikan Pejabat Kepala Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (3/2/2023).

Jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik, Drs. Abu Hassan SH MH, didampingi Kabid Pelayanan BPJS Gresik, Rina Nindyastuti, kepada ahli waris Almarhum Mohammad Shohirin, yang semasih hidup menjabat Kades Manyarejo.

Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan, JKM sebesar Rp42.000.000,-, JHT sebanyak Rp2.886.083,-, dan JP Rp150.000,-, sehingga total Rp45.036.083,-.

Baca Juga : Di Tahun 2023, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Juta Peserta Baru

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Gresik M. Imam Saputra
menyampaikan, jaminan sosial merupakan hak setiap warga negara untuk mendapatkan kepastian perlindungan dan kesejahteraan. BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan publik menjalankan 5 program. Selain JHT, JKM dan JP, juga Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik Drs. Abu Hassan SH MH mengatakan, 3.337 perangkat desa se-Kabupaten Gresik telah dilindungi 4 program BPJS Ketenagakerjaan. Penambahan Program JP, lanjutnya, adalah implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 74 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2023.

Salah satu perlindungan juga diberikan pada ekosistem desa, yang diawali dengan perangkat desa. Dalam waktu dekat adalah pemberian perlindungan kepada Ketua RT-RW dan pekerja rentan. JKK-JKM BPJS Ketenagakerjaan ini akan menjadi jaring pengaman dasar serta bantalan keluarga pekerja ketika risiko terjadi.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan dan Disnaker ‘Serbu’ Perusahaan Tak Patuh di Gresik

Zainul Arifin S.STP, Camat Manyar, Kabupaten Gresik, menyampaikan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh sektor pekerja di ekosistem desa baik perangkat desa, Ketua RT-RW dan pekerja rentan akan sangat membantu pekerja dan keluarga yang ditinggalkan. Terlebih lagi dengan adanya beasiswa 2 anak, akan membantu mencegah kemiskinan baru.

Imam menambahkan, pada tahun 2022 peserta Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU) dan Jasa Konstruksi (Jakon) BPJS Ketenagakerjaan Gresik sejumlah 246.305 tenaga kerja, yang berarti coveragenya masih 39,16%.

Adapun manfaat klaim yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan Gresik selama tahun 2022, untuk JKK sebanyak 6.346 kasus sejumlah Rp36,86 miliar, JHT 26.432 kasus sebesar Rp428,99 miliar, JKM 1.398 kasus sejumlah Rp20,79 miliar, 13.353 JP mencapai Rp8,42 miliar, dan 196 JKP senilai Rp380 juta, serta beasiswa anak sejumlah Rp4,91 miliar.

Imam menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik selalu berupaya memberikan pelayanan PRIMA. “Kami berharap seluruh pekerja mendapatkan pelayanan excellent sesuai haknya, sehingga kesejahteraan pekerja dapat benar-benar dirasakan. Mari satukan semangat sejahterakan pekerja. Kerja keras bebas cemas,” pungkas Imam.

(Dn)

 

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here