Usai Vakinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

0
225
Presiden Jokowi tinjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).
Presiden Jokowi tinjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Usai Vakinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

Bogor, Nawacita | Usai menerima vaksinasi booster kedua Covid-19, Presiden Jokowi langsung tinjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, agenda kerja Presiden Jokowi ini tidak terganggu meskipun baru saja menerima vaksin Covid-19.

Ia menyampaikan, vaksin Indovac yang disuntikkan kepada Presiden Jokowi tersebut sudah melalui uji klinis dan mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM RI.

Presiden Jokowi tinjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).
Presiden Jokowi tinjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

“Jadi Bapak Presiden Insya Allah langsung jalan ke Cianjur, supaya masyarakat juga yakin bahwa divaksin tidak mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pemberian vaksin booster kedua Covid-19 ini penting dilakukan mengingat kasus positif di Indonesia saat ini tengah mengalami kenaikan. Ia menyebut, 74 persen pasien Covid-19 yang mengalami gejala sedang dan berat dan dirawat di rumah sakit diketahui belum menerima vaksin booster.

“Kasus di rumah sakit itu yang masuk, kasus yang masuk rumah sakit dan kasusnya sedang berat itu 74 persen belum booster,” ujar Menkes dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Gunakan Jalur Darat ke Cianjur Pastikan Penanganan Korban Gempa

Sedangkan untuk kasus meninggal di gelombang kali ini tercatat sebanyak 84 persen belum menerima vaksin booster. Karena itu, ia mengajak masyarakat agar segera mendapatkan vaksinasi booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan juga warga lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun.

“Jadi buat teman-teman, masyarakat tolong diingatkan agar cepat-cepat dibooster, baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang booster, cepat di booster, khususnya untuk nakes dan lansia di atas 60 tahun juga segera lakukan booster kedua,” kata Budi. rpblk

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Logo Munas HIPMI 2022

LEAVE A REPLY