19 Agustus: Hari Kemanusiaan Sedunia, Simak Sejarah Singkatnya!

19 Agustus: Hari Kemanusiaan Sedunia
top banner

19 Agustus: Hari Kemanusiaan Sedunia, Simak Sejarah Singkatnya!

Jakarta, Nawacita | Hari Kemanusiaan Sedunia atau World Humanitarian Day (WHD) diperingati setiap tanggal 19 Agustus untuk mengingat kembali bagaimana perjuangan ribuan pria dan wanita yang mempertaruhkan nyawa demi bekerja untuk tujuan kemanusiaan.

Jenis-jenis pekerjaan yang mempertauhkan nyawa dan kesehatan tersebut adalah seperti para pahlawan yang berdedikasi kepada para penduduk negara dunia ketiga yang masih dilanda kemiskinan.

Terkadang, pekerjaan-pekerjaan ini sebenarnya memperaruhkan nawa mereka, namun hal tersebut tidak mengurungkan niat para pahlawan untuk berbuat kebaikan.

Hari Kemanusiaan Sedunia
Hari Kemanusiaan Sedunia

Sejarah Singkat Hari Kemanusiaan Sedunia

Hari Kemanusiaan Sedunia ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada tahun 2008. Hari peringatan dipilih setelah terjadi insiden mematikan bom bunuh diri di Hotel Canal, Baghdad Irak di tahun 2003.

Ledakan tersebut terjadi di pintu masuk tempat parkir mobil, sekitar 200 meter dari kompleks PBB di Canal Hotel. Akibat peristiwa ini, 20 orang dinyatakan tewas, termasuk utusan tinggi PBB di Irak, Sergio Vieira de Mello.

Baca Juga: 18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia, Simak Sejarah Peringatannya!

Akibat tragedi ini, akhirnya Majelis Umum PBB menetapkan Hari Kemanusiaan Sedunia pada tanggal 19 Agustus 2008, dengan tujuan meningkatkan kesadaran publik untuk menjadi pelaku kemanusiaan dan akan bermanfaat bagi orang-orang yang sedang membutuhkan bantuan.

Setiap tahunnya, Hari Kemanusiaan Sedunia berfokus pada sebuah tema, serta menyatukan mitra dari seluruh sistem kemanusiaan untuk mengadvokasi kelangsungan hidup, kesejahteraan dan martabat orang-orang yang terkena dampak krisis, hingga untuk keselamatan dan keamanan pekerja bantuan.

Pada tahun 2022, Hari Kemanusiaan Sedunia memiliki tema #TheHumanRace atau Ras Manusia. Ini akan menjadi tantangan global dalam bekerja sama untuk menangani perubahan iklim serta membantu mereka yang membutuhkan. hlps

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here