Mulai 29 Juli 2022, Kemenhub Gratiskan Tarif Parkir Pesawat

0
109
Kemenhub Gratiskan Tarif Parkir Pesawat

Mulai 29 Juli 2022, Kemenhub Gratiskan Tarif Parkir Pesawat

Jakarta, Nawacita | Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub gratiskan tarif parkir pesawat mulai 29 Juli 2022. Aturan ini bebas tarif parkir ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono menjelaskan, Kemenhub mengeluarkan kebijakan pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 0 atau 0 persen terhadap Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU).

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022.

Dengan adanya kebijakan ini maka badan usaha angkutan udara atau maskapai akan menikmati tarif nol rupiah untuk jasa pendaratan, penempatan dan penyimpanan pesawat udara yang hanya berlaku di UPBU.

“Hal ini sebagai wujud pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memberikan keringanan terhadap salah satu komponen biaya operasional pesawat udara.” jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8/2022).

ilustrasi pesawat terparkir di bandara
ilustrasi pesawat terparkir di bandara

Tarif PNBP nol rupiah ini diberikan kepada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal yang beroperasi secara nyata melayani rute penerbangan dari dan atau ke bandar udara yang dikelola oleh UPBU di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara, kecuali untuk angkutan udara perintis.

“Pengenaan tarif nol rupiah diberikan sesuai dengan jam operasional masing-masing bandara,” ujar Nur Isnin.

Agar pelaksanaan kebijakan ini berjalan sesuai ketentuan, maka Sesditjen Perhubungan Udara, Direktur Bandar Udara dan Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan bertanggung jawab melakukan pengawasan.

“Kebijakan ini ditetapkan 26 Juli 2022 dan berlaku mulai tiga hari sejak ditetapkan sampai dengan 31 Desember 2022 pukul 24.00 waktu setempat,” jelasnya.

Baca Juga: Kemenhub Terbitkan SE Terbaru Syarat Perjalanan Dalam dan Luar Negeri

Diketahui, melihat beberapa waktu belakangan, harga tiket pesawat mengalami kenaikan. Lalu ada kebijakan dari Kementerian Perhubungan untuk maskapai menyesuaikan haega imbas penyesuaian harga bahan bakar.

Terbaru, adanya syarat vaksinasi booster bagi penumpang transportasi umum termasuk pesawat. Gatot menilai, dengan ada lagi penyesuaian tarif di lain sisi, akan semakin mempengaruhi tiket pesawat dan terus mendorong harganya naik.

Alih-alih mendapatkan keuntungan, ia menilai nantinya bandara hingga maskapai penerbangan malah akan merugi.

“Jika terjadi demikian, yang akan rugi banyak, mulai maskapai sampai bandara,” katanya.

lptn6

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY