Rina Arano Bintang Film Syur JAV yang Tewas Terikat di Pohon Tanpa Busana, Berikut Faktanya

0
609
Rina Arano, pemeran film JAV (Japan Adult Video).

JAKARTA, Nawacita – Rina Arano, pemeran film JAV (Japan Adult Video) yang ditemukan tewas dengan kondisi tanpa busana dan tubuhnya diikat ke pohon di hutan di Hitachiota, Prefektur Ibaraki, Jepang.

Polisi Jepang menemukan jasad pemeran film dewasa Jepang, Rina Arano setelah menghilang sejak 5 Juni 2022. Pemeran film dewasa berusia 23 tahun itu dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak tanggal 5 Juni 2022. Mulanya pihak keluarga khawatir karena Arano tak bisa dihubungi.

Pada 8 Juni 2022, polisi mulai melakukan pencarian terhadap Arano, mereka menemukan rekaman video dari CCTV yang terpasang di stasiun kereta api di Prefektur Ibaraki. Dari rekaman CCTV memperlihatkan Rina Rano masuk ke dalam mobil bersama seorang pria yang diketahui bernama Hiroyuki Sampei yang berusia 33 tahun.

Baca Juga: Daftar Film yang Dilarang Tayang di Indonesia, Adegan Seks Vulgar hingga Isu LGBT

Hiroyuki Sampei kemudian ditangkap polisi atas dugaan penculikan dan pengurungan Rina Arano. Arano baru berhasil ditemukan pada 14 Juni 2022 setelah polisi melakukan pencarian sejak 8 Juni lalu.

Polisi menemukan mayatnya pada 14 Juni, tanpa busana dan diikat ke pohon di lereng, di hutan terpencil, bahkan tidak satu mil dari rumah liburan Sampei. Mayat tersebut sulit dikenali karena sudah membusuk, tapi polisi berhasil mengidentifikasi Arano setelah merilis deskripsi korban.

Profil Rina Arano

Pemain film dewasa Jepang Rina Arano lahir pada tahun 1999 silam. Saat ini diketahui bahwa ia berusia 23 tahun sejak ditemukan tewas. Pemain film dewasa Jepang berusia 23 tahun tersebut merupakan penduduk asli Prefektur Tokyo, Jepang.

Sebelum tewas mengenaskan, Rina Arano memiliki ketertarikan di dunia seni seperti menari, bernyanyi, dan fashion. Menurut majalah SheThePeople, Arano memasang tarif sekitar 1000 Dollar untuk setiap sesi pemotretan. Rina Arano diduga berprofesi sebagai seorang freelancer model majalah dewasa di berbagai project.

Menurut polisi, Hiroyuki Sampei, 33, seorang karyawan perusahaan dari Minamiashigara, Prefektur Kanagawa, dituduh mengurung Rina Arano, yang tinggal di Daerah Bunkyo, Tokyo, di rumah liburan keluarganya di Hitachiota, Prefektur Ibaraki, selama empat hari, dan kemudian membuang tubuhnya sekitar satu kilometer jauhnya di hutan terdekat, Kyodo News melaporkan.

Polisi mengatakan Sampei telah mengakui membawa Arano ke rumah liburannya tetapi membantah mengurungnya selama berhari-hari. Dia juga mengaku memborgol Arano sebentar, mengambil foto-fotonya, tetapi mengatakan dia melakukan itu dengan persetujuan Rina Arano.

Rina Arano Bintang Film JAV yang Tewas Tanpa Busana serta Terikat di Pohon.

Drive recorder yang dipasang di mobil Sampei menangkap gambar mobil yang melaju di sepanjang jalan hutan yang tampaknya berada di dekat tempat mayat ditemukan. Sampei telah membantah tuduhan itu, dengan mengatakan dia membawa Arano bersamanya ke vila dan kemudian menurunkannya di toko terdekat.

Sampei mengatakan kepada polisi bahwa setelah Arano meninggalkan rumahnya, dia tidak tahu kemana dia pergi. Namun, polisi mengatakan smartphone Arano ditemukan di vila Sampei. Polisi juga menemukan kasur di ruang bawah tanah vila bersama dengan barang-barang yang mengindikasikan seseorang telah tinggal di sana. Ponsel Sampei juga disita sebagai barang bukti.

Pada 21 Juni, hasil pemeriksaan post-mortem dirilis dan terungkap bahwa Arano menderita patah tulang hyoid, tulang di leher. Tidak ada luka lain yang diderita dan penyebab kematiannya tetap tidak dapat disimpulkan. Polisi mengklaim bahwa ada kemungkinan dia dicekik. Hingga kini kasusnya masih dalam penyelidikan oleh polisi setempat. Semoga kasus Rina Arano segera terselesaikan dengan baik, ya.

tvpopbnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY