Kronologi Tragedi Penembakan di Stasiun Kereta New York

0
88
Kronologi Tragedi Penembakan di Stasiun Kereta New York

JAKARTA, Nawacita – Tragedi penembakan terjadi di stasiun kereta bawah tanah Street Station di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Selasa 12 April 2022. Peristiwa penembakan terjadi saat jam sibuk, yaitu jam 08.30 waktu setempat.

Seorang pria bersenjata dengan masker gas dan rompi konstruksi  melemparkan semacam granat asap dan melepaskan tembakan ke dalam kereta. Hingga kini 13 orang dinyatakan terluka akibat tembakan tersebut. Polisi masih terus mengejar pelaku penembakan.

Komisaris Departemen Kepolisian New York (NYPD) Keechant Sewell mengatakan, sebelumnya sebuah mobil Van U-Haul yang diduga terkait dengan pelaku penembakan itu ditemukan dekat lokasi kejadian.

Pelaku berhasil buron beberapa jam setelah penembakan. Seperti dikutip dari Reuters Polisi menyebut identitas pemilik Van itu bernama Frank James. Hal tersebut diketahui bahwa James merupakan penyewa Van U-Haul di Philadelphia sehari sebelum insiden penembakan tersebut terjadi.

Hingga kini polisi masih mencari keberadaan James untuk penyelidikan lebih lanjut, apakah ada kaitannya James dengan aksi penembakan yang melukai puluhan tersebut. Keechant Sewell memaparkan kronologi kejadian penyerangan terjadi ketika kereta yang sedang menuju Manhattan, menunggu untuk memasuki kereta bawah tanah di 36th Street pada pukul 8:24 pagi waktu setempat.

Baca Juga: 12 Mei Sejarah Dunia: USS Enterprise Diluncurkan Hingga Tragedi Trisakti

Seketika seorang pria yang sudah mengenakan masker gas melemparkan sebuah tabung dari tasnya dan membukanya. “Kereta pada saat itu mulai dipenuhi asap. Dia kemudian melepaskan tembakan, menyerang banyak orang di kereta bawah tanah dan di peron,” ujar Sewell.

Sementara itu, Gubernur New York, Kathy Hochul, mengatakan tersangka pria bersenjata yang melepas tembakan ke kereta bawah tanah Brooklyn “berbahaya dan masih berkeliaran.” Serangan terjadi pada jam sibuk, Selasa pagi hari. “Kami meminta individu untuk sangat waspada,” kata Hochul kepada wartawan di tempat penyelidikan, seperti dikutip dari VOA. “Saat ini tidak ada alat peledak yang ditemukan di kereta bawah tanah,” kata Komisaris Polisi Keechant Sewell.

Sementara motif pria bersenjata itu belum diketahui, komisaris mengatakan, insiden itu pada saat ini tidak diselidiki sebagai aksi teroris. Serangan terjadi di Stasiun 36th Street, kawasan kelas pekerja Sunset Park yang beragam etnis di Brooklyn. Enambelas orang terluka, 10 akibat luka tembak. Polisi mengatakan lima dalam kondisi kritis, tetapi stabil.

vvnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

LEAVE A REPLY