Begini Strategi Emil Dardak Tambah Kursi Demokrat Jatim di Pemilu 2024

0
160
Emil Dardak Ketua Partai Demokrat Jatim.

SURABAYA | Nawacita – Partai Demokrat Jawa Timur akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengisi kursi anggota DPR/DPRD Jatim yang masih kosong di pemilu 2024 nanti. Hal ini menjadi target utama Emil Elestianto Dardak pasca ditunjuk sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim 30 Maret 2022 kemarin.

 

Dalam memegang komando Partai berlambang bintang mercy ini, Emil Dardak akan menggunakan cara pendekatan yang soft gaya anak muda. Dengan mengedapankan dedikasi optimasi dan energi baru bagi masyarakat jawa timur. “Partai Demokrat dibawah kepemimpinan AHY telah memberikan posisi-posisi politik sejalan dengan masyarakat dan Kadang melawan arus demi kepentingan mayoritas masyarakat yang diyakini terbaik. Inilah pemikiran-pemikiran yang identik dengan Anak muda,” ujar Emil Dardak, saat doa bersama di Pondok Pesantren Al-Jihad Jemursari Utara, Jumat (1/4/2022).

Wakil Gubernur Jawa Timur ini telah mencantum target penting Partai Demokrat di pemilu 2024. Karena Emil Dardak meyakini suara dan kursi Partai Demokrat di Jawa Timur pastinya naik. “Kita meyakini, dengan Kerja keras, dengan konsitensi, kita bisa menaikkan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten. Dan dapil yang kosong ini bisa kembalikan keterisian kursinya di tingkat Indonesia nasional sesuai pesan dari DPP,” papartnya. 

Sedangkan untuk sasaran pemilih, Partai Demokrat akan terus menggarap ceruk yang Sudah ada saat ini. Diantaranya adalah kalangan Anak muda, dan kelompok-kelompok Nasional Serta Nahdliyin (agamis). “Masyarkat kita ini masih terbuka dengan partai apapun asal rekam jejaknya jelas. Demokrat adalah partai yang cukup jelas rekam jejaknya karena ada di eksekutif (memiliki Gubernur dan Wagub) serta di legislatif memiliki anggota DPRD. Platform Demokrat nasionalis religius ini jadi semua bisa masuk ke dalamnya. Baik kepada Kelompok Nahdliyin maupun nasionalis,” sebutnya.

Cara tersebut bakal ada hasilnya karena sudah dilandasi dengan konsep pembangunan Jatim yang mengedapankan Jatim berkah. Kebihakan pada kepimpinan Jawa Timur di tangan Khofifah Emil ådalah membangun ketakwaan masyarakat sebagai prioritas utama. “Kalau di era Gubernur Pakde Karwo, ada SMK mini di pondok Pesantren. Maka kemudian dilanjutkan di era Gubernur Khofifah ada program OPOP (One Pesantren One Product). Jadi prosesnya ini di khususkan pada produk unggulan, disini Partai Demokrat membuktikan tidak bisa pembangunan di Jawa Timur ini lepas dari santri dan Pesantren,” yakinnya.   

Terkait komposisi internal Partai Demokrat, Emil Dardak optimis bisa bersama-sama seluruh kader di seluruh DPC. Meskipun saat porses Musda Emil Dardak didukung 13 DPC dan Bayu Airlangga 25 DPC. Namun pada ujungnya adalah seluruh kader mengawal seluruh keputusan Ketua Umum AHY untuk bisa maju bersama-sama. “Dari awal kita selalu bersama-sama, Tidak ada hal yang menyebabkan friksi. Justru harus saling berterima kasih. Tanpa keberadaan dinamika ini, maka tentunya proses demokrasi ini tidak terjadi. Ini menunjukkan Demokrat Jatim insya Allah memiliki kader-kader yang potensiall,” sebut Emil Dardak.

Saat ini, pihaknya sedang membangun suatu komposisi yang terbaik untuk kesuksesan partai Demokrat. Bukan mempertimbangkan apapun yang telah terjadi di proses yang berlalu kemarin. “Memang kita diberi waktu 14 Hari menyusun kepengurusan, melalui proses formatur dengan persetujuan BPOKK DPP,” pungkasnya. bdo

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

LEAVE A REPLY