21 Maret: Hari Hutan Sedunia, Begini Sejarahnya

0
233
21 Maret: Hari Hutan Sedunia

Jakarta, Nawacita | Hutan merupakan salah satu komponen dalam lingkungan yang memiliki peranan penting. Hutan merupakan sumber pemasok oksigen terbesar yang mendukung kelangsungan hidup seluruh makhluk yang ada di bumi. Hutan juga sebagai filter penyerap karbon dioksida terbaik yang memastikan udara di sekitar bersih dan layak dihirup.

Tak heran, jika hutan sering disebut sebagai paru-paru bumi yang menjadi sumber kehidupan. Sayangnya, kian hari masyarakat semakin mengabaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Ini bisa dilihat dari banyaknya kasus kebakaran hutan yang dilakukan oleh oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya sebagian daerah menjadi gersang dan risiko longsor semakin tinggi akibat tak adanya media untuk menyerap air dengan baik.

Dengan latar belakang inilah, Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan tanggal khusus untuk memperingati Hari Hutan Sedunia, yaitu setiap 21 Maret. Peringatan ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya kelestarian hutan.

Peringatan ini juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam upaya-upaya pelestarian hutan demi kehidupan bumi yang lebih baik. Lalu seperti apa asal mula peristiwa 21 Maret yang diperingati sebagai Hari Hutan Sedunia dan bagaimana cara merayakannya setiap tahun.

Pertama kali, peristiwa 21 Maret yang ditetapkan sebagai Hari Hutan Sedunia ini diadakan pada tahun 2021 oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Peringatan ini diadakan untuk merayakan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya semua jenis hutan. Selain itu, peringatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat untuk turut melakukan upaya-upaya nyata dalam membangun kelestarian hutan yang lebih baik.

Dalam hal ini, PBB mendorong setiap negara untuk melakukan upaya lokal, nasional, dan internasional untuk mengadakan kegiatan untuk berpusat pada hutan dan pohon, seperti gerakan menanam pohon.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tahu dan turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga bumi bisa lebih sehat dan masih layak untuk menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup.

mrdk.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY