Wakil Ketua MPR Usul Lockdown Regional Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

0
235
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Fadel Muhammad

Jakarta, Nawacita – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Fadel Muhammad, mengimbau seluruh pihak untuk mengantisipasi ancaman gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Ia mendorong seluruh komponen pemerintah terkait untuk berupaya mengantisipasi puncak gelombang ketiga dengan melakukan langkah cepat dan tepat dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Salah satunya dengan memberlakukan lockdown regional di daerah dengan tingkat kasus yang tinggi mengingat dengan pemberlakuan PPKM berlevel ini lonjakan kasus masih terus terjadi,” jata Fadel, Sabtu (12/02/2022).

Lebih lanjut, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini, mengajak masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi dosis lanjutan atau booster. Ia pun mengimbau agar masyarakat mendukung percepatan vaksinasi terutama melengkapi vaksinasi bagi lansia.

Mengingat lansia, orang dengan komorbiditas, maupun yang belum divaksinasi seperti anak-anak rentan untuk bergejala lebih berat saat terinfeksi Covid-19.

“Vaksinasi dan prokes itu kunci menghadapi pandemi. Kita harus tetap disiplin menjalankan prokes, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas atau aktivitas. Jika prokes dilakukan dengan ketat, kita akan berhasil melewati ancaman gelombang ketiga ini,” ujarnya.

Perlu diketahui, kasus harian positif Covid-19 di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Pada hari Jumat (11/2/2022) tercatat kasus positif Covid-19 mencapai 40.489 kasus.

DKI Jakarta menjadi wilayah yang mencatatkan kasus tertinggi sebanyak 10.707 kasus. Wilayah kedua yang mencatatkan kasus tertinggi ialah Jawa Barat dengan 8.945 kasus. Kemudian diikuti oleh Banten dengan 5.218 kasus.

Pada hari ini tercatat jumlah pasien sembuh Covid-19 sebanyak 15.767 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh di Indonesia menjadi 4.250.277. Adapun, penambahan kasus kematian Covid-19 pada hari ini mencapai 100 kasus sehingga total kasus kematian akibat virus corona menjadi 144.958.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY