Satu Parpol Boleh Usung lebih dari 2 Calon Presiden?

0
217

Jakarta, Nawacita – Akhir-akhir ini muncul dipublik gagasan untuk menghadirkan poros koalisi partai politik untuk mengusung adanya lebih dari dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di 2024. Wacana ini semakin santer menjadi bahasan sejumlah partai politik di tahun 2022 ini.

Wakil Ketua Umum Partal Golkar Melchias Markus Mekeng menilai jika ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen kursi, dimungkingkan akan adanya poros koalisi lebih dari dua pasangan capres dan cawapres.

“Kalau di lihat persyaratan presidential threshold yang  20 persen tentunya membuat poros lebih dari satu pasangan dimungkinkan,” kata Mekeng, saat dihubungi, Selasa (08/02/2022).

Lebih lanjut, ia menyebukan, Partai Golkar sendiri saat ini tengah menjalin komunikasi-komunikasi dengan partai politik lain untuk menuju 2024. Dan Partai Golkar pun sangat setuju, dengan adanya poros koalisi tersebut.

“Kita setuju saja asal sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, pihaknya mendukung agar di 2024 muncul pasangan capres dan cawapres lebih dari dua.

“Tidak ingin bangsa ini terjebak polarisasi mendalam akibat hanya ada dua paslon ayok kita sama-sama wujudkan tiga sampai empat paslon untuk 2024,” kata Herzaky.

Ia menilai, perpecahan bangsa dan negara ini diakibatkan karena pasangan capres dan cawapres hanya dua seperti pada pemilu sebelumnya.

“Karena jelas-jelas yang membelah negara ini adalah kalau capresnya hanya dua calon, oleh karena itu, segala daya dan upaya pihak oligarki dan elite politik tertentu yang tidak siap bertarung di 2024, jika calonnya lebih dari dua, tolong sama-sama kalau memang bener peduli,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY