Pansus Sebut 4 Masalah Utama Terhadap Wacana Pemindahan Ibu Kota Negara

0
116
Foto: Istana Presiden di Ibu kota Baru (Foto: Dok. Tangkapan Layar Youtube) Istana Presiden di Ibu kota Baru (Foto: Dok. Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, Nawacita – Wacana Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur masih menyisakan beberapa masalah, salah satu dalam pembuatan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN).

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) DPR RI, Saan Mustopa menyampaikan bahwa dari hasil laporan Tim Perumus (Timus) masih terdapat Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang bersifat substansi dan tidak mungkin diselesaikan di tingkat Timus.

“Rapat Panja ini terkait dengan substansi-substansi yang ketika di Timus itu belum terselesaikan. Nah ada beberapa hal yang memang belum terselesaikan dan harus dikembalikan ke Panja,” kata Saan, saat diwawancarai Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (14/01/2022).

Saan menyebutkan minimal ada empat hal yang masih perlu dilakukan pembahasan oleh Panja. Di antaranya mengenai status ibukota negara sendiri.

“Awalnya sudah disepakati bahwa status ibukota negara itu adalah Pemdasus (Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara), tetapi pemerintah setelah melakukan semacam penyempurnaan (bukan substansi), menambahkan prase baru, yaitu Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara yang selanjutnya disebut IKN Otorita,” ujar politikus partai NasDem itu.

Lebih lanjut Saan menyebutkan, selain soal status ibu kota negara, ada juga masalah yang terkait dengan rencana induk.

“Jadi kan kita ada namanya rencana induk ibukota negara. Rencana induk itu memuat hal-hal yang sifatnya detail soal keamanan, soal pertahanan, dan lain sebagainya. Hal itu juga nanti banyak anggota yang masih mempersoalkan, karena panduan dalam membangun ibu kota itu dasarnya rencana induk itu tadi,” tuturnya.

Di samping itu juga terkait dengan soal anggaran dan lainnya, tambah Saan, termasuk soal pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

“Kapan pemindahan itu akan dimulai. Banyak sekali para Anggota Panja dan juga merupakan Anggota Timus yang masih mempertanyakan soal-soal seperti itu,” tutur Saan.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY