4 Januari: Hari Braille Sedunia

0
99
ilustrasi braille

Jakarta, Nawacita – Simak sejarah Hari Braille Sedunia yang jatuh pada Selasa, tanggal 4 Januari 2022. Momen ini sangat penting utamanya bagi penyintas tunanetra. Tak hanya menjelaskan tentang sejarah Hari Braille Sedunia yang diperingati tanggal 4 Januari 2022, artikel juga mengulas lima fakta menarik tentang Braille itu sendiri.

Dikutip dari laman On This Day, sejarah Hari Braile Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 4 Januari berawal dari Louis Braille dari Prancis yang kehilangan penglihatannya sejak kecil. Louis kecil tak sengaja menikam matanya sendiri dengan penusuk ayahnya. Pada akhirnya ia dikirim ke Royal Institute for Blind Youtuh sejak usianya masih 10 tahun.

Di sana ia justru menyempurnakan sistem titik timbul yang akhirnya saat ini dikenal sebagai Braille. Penemuannya mengembangkan kode yang memungkinkan ujung jari merasakan seluruh unit sel dengan satu sentuhan yang bergerak ke sel berikutnya.

Perlahan Braille diterima di seluruh dunia sebagai bentuk informasi tertulis bagi penyandang tunanetra. Namun sayangnya, sang penemu meninggal dunia pada tahun 1852.

Majelis Umum PBB (UNGA) mengakui dan memberikan penghargaan kepada Braille atas jasanya kepada kaum tunanetra, Oleh karenanya, tanggal 4 Januari dideklarasikan sebagai Hari Braille Sedunia yang pertama kali diperingati pada tahun 2019 silam.

Tanggal 4 Januari dipilih UNGA karena bertepatan dengan hari ulang tahun Louis Braille. Adapun tujuan dari Hari Braille Sedunia adalah untuk menghormati sang penemu maupun diharapkan masyarakat lebih merangkul kaum tunanetra dalam kehidupan sosial.

Pentingnya Hari Braille Sedunia adalah meningkatkan kepedulian kepada kaum tunanetra untuk memfasilitasi kelompok rentan tersebut dengan berbagai macam aksesibilitas, tak terkecuali pendidikan yang membutuhkan Braille.

diy.

LEAVE A REPLY