Risma Angkat Bicara Terkait Sosok Wakil Menteri Sosial

0
192
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Jakarta, Nawacita – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memilih siapa sosok yang akan mengisi jabatan wakil menteri sosial (Wamensos). Ia menyebut, kewenangan itu sepenuhnya ada ditangan Presiden Joko widodo.

Risma pun menampik tudingan bahwa hadirnya jabatan ini bersifat politis alias bagi-bagi jabatan. Ia menjelaskan, adanya jabatan wamensos merupakan sebuah keharusan sebagaimana telah diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Tidak. Itu standar Kemenpan RB. Loh, itu terserah Presiden. Diisi atau tidak, itu kewenangan presiden,” kata Risma, saat diwawancarai di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Lebih lanjut, Risma mengaku, dirinya tak ingin birokrasi di Kemensos jadi gemuk. Sebab, mengakibatkan anggaran yang membengkak.

Oleh karena itu, dirinya mengusulkan penghapusan Direktorat Jenderal (dirjen) Penanganan Fakir Miskin kepada Jokowi. Direktorat tersebut memang tak tercantum lagi dalam Perpres terbaru Jokowi.

Risma mengaku telah mengurangi dua dirjen sejak dirinya menjabat setahun terakhir. Dari awalnya tujuh dirjen menjadi lima saja. Dengan begitu, sebanyak tujuh hingga delapan jabatan direktur juga otomatis dihapuskan.

“Saya memang sengaja begitu karena kalau terlalu gemuk lembaga itu tidak efisien, susah komunikasinya,” ungkap mantan Wali Kota Surabaya itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meneken Perpres Nomor 110 Tahun 2021 tentang Kemensos pada 14 Desember 2021. Beleid itu mengatur Kemensos agar memiliki wamensos dan menghapus dirjen penanganan fakir miskin.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY