Ketua PBNU Anjurkan Penggunaan Vaksin Halal, DPR RI Dorong Menkes Segera Ambil Langkah Cepat

0
139
Wakil Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena.

Jakarta, Nawacita – Wakil Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena meminta kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi untuk segera mengambil langkah cepat atas anjuran Ketua PBNU Haji Said Aqil Sirajd untuk penggunaan Vaksin yang halal dan bersih bagi umat Muslim dalam vaksinasi Booster yang rencananya akan dimulai pada awal Januari 2022.

“Kepentingan Umat Muslim di Indonesia harus benar-benar diperhatikan dan dilindungi, apalagi saat ini sudah tersedia Vaksin Covid-19 yang sudah memiliki sertifikat 100% halal dan Bersih, tentu ini merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan MUI,” kata Melki, kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).

Lebih lanjut, Melki nenyebut, bahwa saat ini ada dua merek Vaksin Covid-19 yang sudah mendapatkan sertifikat 100% Halal dan Bersih dari MUI dan sudah mendapatkan ijin EUA dari Badan POM RI serta sudah lulus uji Klinis untuk vaksin Booster, yaitu Sinovac dan Zivifax.

Kedua Vaksin ini, kata Melki juga, sudah dapat diproduksi dalam negeri, Sinovac di Pabrik Biofarma dengan kapasitas 240 juta dosis per tahun dan Zifivax diproduksi di PT. Biotis Pharmaceuticas Indonesia dengan kapasitas Produksi 360 juta dosis per tahun.

“Apabila pemerintah benar-banar mau mengoptimalkan penggunaan vaksin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim, maka cukup menggunakan dua merek ini,” ujar Politikus Partai Golkar itu.

“Sekaligus memanfaatkan produksi dalam negeri vaksin nusantara dan vaksin merah putih untuk booster masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, ia mengatakan, Vaksin impor yang sudah kategori halal dan vaksin dalam negeri bisa dipakai oleh semua kalangan dengan berbagai latar belakang.

“Sedangkan vaksin Covid-19 merek lain yang tidak halal bisa digunakan dan diberikan kepada masyarakat Non Muslim, sehingga penggunaan vaksin dilakukan sesuai dengan kondisi dan keyakinan dan tidak menimbulkan kecemasan baru didalam masyarakat,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY