Satgas Covid-19 Putuskan Lockdown RS Wisma Atlet Kemayoran

0
115
Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet (RSDC) Kemayoran, Jakarta.

Jakarta, Nawacita – Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Suharyanto mengatakan pihaknya memutuskan untuk mengunci atau lockdown Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet (RSDC) Kemayoran, Jakarta, selama tujuh hari.

Suharyanto mengatakan langkah tersebut diambil setelah ada temuan virus corona varian Omicron pada salah satu petugas kebersihan Wisma Atlet. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron.

“Betul, lockdown selama tujuh hari ke depan setelah temuan Omicron,” kata Suharyanto.

Ia mengatakan lockdown di RSDC Wisma Atlet diberlakukan pada seluruh tower yang beroperasi untuk pasien isolasi mandiri.

Kendati demikian, Suharyanto mengatakan lockdown hanya diberlakukan pada RSDC Wisma Atlet Kemayoran saja. Sementara untuk Wisma Atlet Pademangan masih menerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri untuk menjalani isolasi.

“Hanya di Kemayoran, [Wisma Atlet] Pademangan kan untuk PMI,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasikan temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Kasus awal tersebut terdeteksi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Rabu (15/12).

Pasien yang merupakan seorang petugas kebersihan di RSDC itu mulanya menjalani tes PCR rutin oleh Tim Wisma Atlet pada Rabu 8 Desember.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tiga orang petugas kebersihan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka kemudian menjalani karantina di wisma atlet.

Dua hari setelahnya, Jumat (10/12), sampel ketiga pasien tersebut dikirim ke Balitbang Kemenkes untuk diperiksa lebih lanjut melalui proses Whole Genome Sequencing (WGS).

Empat hari kemudian, Rabu (15/12), hasil pemeriksaan melalui proses WGS menunjukkan bahwa salah satu di antara tiga pasien tersebut terdeteksi varian Omicron.

CNN.

LEAVE A REPLY