DPRD Jatim Minta Kepala Daerah Antisipasi Bencana

0
110
Ketua DPRD Jatim, Kusnaidi.

Surabaya, Nawacita – Kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan saat ini, khususnya di Jatim. Maraknya bencana alam mulai gunung meletus, gempa bumi, angin puting beliung, banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah di Jatim akhir-akhir ini, patut menjadi acuan pemda dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih jelang liburan akhir tahun, biasanya sebagian masyarakat bepergian atau berlibur ke sejumlah lokasi wisata untuk mengisi masa liburan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sedianya tetap di rumah saja selama masa liburan akhir tahun, karena kondisi alam kurang bersahabat dan pandemi COVID-19 juga belum tuntas,” pinta Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/12/2021).

“Terutama di lokasi-lokasi wisata alam. Jika memang berpotensi 50% saja bisa muncul bencana, saya mohon kepala daerah bisa menginstruksikan supaya ditutup sementara,” terang Kusnadi.

“Koordinasi dengan BMKG dan BPBD juga harua intens dilakukan. Bila ada wilayah wisata alam ternyata ditengarai potensi adanya bencana, maka kepala daerah jangan ragu lagi untuk menutup meski kawasan tersebut primadona destinasi wisata. Kita harus selalu antisipatif agar masyarakat terlindungi,” lanjut pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Kusnadi mengakui potensi bencana alam, di Jatim khususnya dan Indonesia pada umumnya, memang sering terjadi pada akhir dan awal tahun yang bersamaan dengan musim penghujan.

“Saya tidak tahu pastinya, apakah ini memang siklus tahunan atau ada sesuatu perubahan di dalam perut bumi atau alam ini menjadi tidak stabil,” kata pria asal Sidoarjo ini.

Sementara itu, ketika disinggung menyangkut anggaran dana on call (tanggap bencana), Kusnadi menjelaskan, pada anggaran APBD Jatim Tahun 2022 sudah dialokasikan cukup besar, yakni di kisaran Rp700 miliar. Bahkan jika tidak mencukupi, bisa saja ditambah sesuai dengan kebutuhan.

mrcry.

LEAVE A REPLY