Arteria Dahlan Tak Bisa dipanggil Polisi? Begini penjelasan MKD DPR RI

0
68
Wakil Ketua MKD DPR, Habiburokhman.

Jakarta, Nawacita – Insiden adu mulut antara Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan dengan seorang wanita yang mengaku sebagai anak dari jenderal bintang 3 di Bandara Soekarno-Hatta, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menyebut aparat kepolisian tidak bisa sembarangan dipanggil untuk diperiksa.

“Saya pikir tidak tepat akan memanggil pak Arteria padahal jelas-jelas di MD3 harusnya menjadi pemahaman temen temen kepolisian gak bisa manggil Anggota DPR begitu saja harus ijin ke presiden,” kata Wakil Ketua MKD DPR, Habiburokhman, saat diwawancarai di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Lebih lanjut, Habiburokhman menyebut awalnya Arteria Dahlan menginginkan untuk hadir memenuhi panggilan. Namun Habiburokhman menyarankan agar Arteria mengurungkan niatnya tersebut.

“Ya saya sudah ketemu Pak Arteria semalam waktu rapat Panja UU Kejaksaan. Beliau pengen sekali hadir tapi saya katakan ke Pak Arteria kalau anda hadir berarti anda merusak sistem,” jelasnya.

Saran tersebut, kata Habiburokhman, bukan semata-mata karena sosok Arteria namun karena kepatuhan terhadap Undang-undang.

“Saya ingatkan ke Pak Arteria kalau anda memang dipanggil dan hadir, bukan anda memposisikan diri equality before the law bukan, karena undang-undang mengatur demikian. UU MD3 (pasal) 245, UU MPR DPR itu kan ya jelas bahwa anggota DPR kalau dipanggil mesti lewat MKD. Tetapi sekarang lewat presiden kecuali untuk tipikor untuk narkoba ya tindak pidana khusus,” tegas Habiburokhman.

Untuk diketahui, Polres Bandara Soekarno-Hatta tengah memproses kasus adu mulut antara politisi PDIP Arteria Dahlan dan seorang wanita yang mengaku anak jenderal bintang tiga. Pihak kepolisian akan terlebih dahulu memanggil Arteria selaku pelapor dalam kasus tersebut.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY