Menteri BUMN dukung Jihad Ekonomi Gagasan Laskar Sholawat Nusantara

0
141
Presiden LSN Gus Fawait dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Jember | Nawacita – Laskar Sholawat Nusantara menggagas jihad disektor ekonomi untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari kementerian BUMN. Ditandai dengan Komitmen bersama melalui digelarnya apel sholawat kebangsaan yang digelar di kabupaten Jember, Sabtu (20/11/2021). Menteri BUMN Erick Thohir hadir langsung dalam kegiatan tersebut  didampingi sejumlah petinggi BUMN lainnya.

Presiden Laskar Sholawat Nusantara Mohammad Fawait mengatakan, apel sholawat kebangsaan tersebut merupakan upaya untuk mendoakan bangsa dan negara segera bisa keluar dari pandemi covid-19 dan juga memberikan semangat para pelaku usaha umkm yang paling terdampak akibat pandemi tersebut.
“Kami juga mempunyai kesempatan dalam apel sholawat kebangsaan ini, juga dijadikan ajang momen memamerkan produk-produk umkm binaan laskar sholawat nusantara,” jelas Fawait, Sabtu (20/11/2021).

Politisi muda yang akrab disapa Gus Fawait ini menyatakan tekadnya, bakal bersinergi dengan semua pihak termasuk kementerian BUMN dalam misi besarnya yakni jihad ekonomi. Termasuk diantaranya, menunjang akses-akses kesehatan masyarakat, tanpa sumbangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dia optimis, jihad ekonomi itu bisa tercapai dengan cara berkolaborasi dengan unsur mitra. Seperti PTPN XII ataupun Bank Negara Indonesia (BNI). “Kita akan jihad ekonomi, kita tidak ingin merepotkan APBD atau APBN. Dan kita akan dirikan Klinik Cahaya Thohir Nusantara,” jelas Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim ini.

Selain itu, kata pria yang akrab dipanggil gus Mufa, Laskar Sholawat Nusantara (LSN) juga mendeklarasikan program lima tahun ke depan hingga tahun 2027 mendatang akan membantu pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan, fasilitas olahraga khususnya di daerah terpencil di Jatim.
“Target ada 100 unit fasilitas kesehatan seperti klinik, 100 fasilitas olahraga tanpa menggunakan atau memberatkan APBN maupun APBD daerah. Caranya dengan melakukan sinergitas BUMN dan LSN. Ini mendapat dukungan dari menteri BUMN secara penuh karena tujuannya tanpa memberatkan APBN hingga APBD masing-masing daerah di Jatim,” jelasnya.

Senada, Menteri BUMN RI Erick Thohir juga menyambut baik langkah tersebut. Menurut Erick, selama ini telah banyak kemitraan yang dilakukan kementrian dengan sasaran para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Baik dari unsur masyarakat, lingkungan pondok pesantren, hingga pemuda. “Kita jangan sampai hanya jadi menara gading. Namanya bisnis perlu bersatu, bekerjasama, dan saling menguntungkan,” kata Erick Thohir.

Dia menambahkan, keberadaan LSN dengan jaringannya di berbagai kabupaten dan kota, bisa membawa angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Termasuk di Jember. Karena, perlunya BUMN hadir itu, kata Erick, untuk mengintervensi setiap sektor penting di masyarakat. Termasuk sektor perekonomian, kesehatan, ataupun lainnya.
“Perekonomian kita harus terus berputar, tidak mengendap di satu titik. Kita harus optimis, meskipun pandemi, perekonomian kita bakal terus tumbuh,” tandasnya. bdo

LEAVE A REPLY