Diamankan Tim Densus 88, Ahmad Zain An-Najah di Non-aktifkan dari anggota Komisi Fatwa MUI

0
199
Zaini an Najah

Jakarta, Nawacita – Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris kelompok Jamaah Islamiyah di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/11). 

Dari ketiga terduga teroris yang diamankan, salah satunya AZ merujuk pada Ahmad Zain An-Najah yakni anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. 

Menyikapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan menonaktifkan status kepengurusan Ahmad Zain An-Najah, sebagai anggota Komisi Fatwa MUI. 

Keputusan tersebut tertuang dalam Bayan MUI tentang Penangkapan Dugaan Tersangka Terorisme Nomor Kep-2818/DP-MUI/XI/2021. 

Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal Amirsyah Tambunan tanggal 17 November 2021. 

“MUI menonaktifkan yang bersangkutan (Zain An-Najah) sebagai pengurus MUI sampai ada kejelasan berupa keputusan yang berkekuatan hukum tetap,” isi dari surat tersebut. 

Lebih lanjut, MUI menyampaikan, pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum dan meminta aparat bekerja secara profesional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. 

Selain itu, meminta agar hak-hak yang bersangkutan untuk mendapatkan perlakuan hukum yang baik dan adil.

“MUI berkomitmen dalam mendukung penegakan hukum terhadap ancaman tindak kekerasan terorisme sesuai dengan fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004,” bunyi salah satu poin dalam surat tersebut. 

Dewan Pimpinan MUI menegaskan, keterlibatan Zain An-Najah dalam gerakan jaringan terorisme merupakan urusan pribadi dan tidak ada keterkaitan dengan MUI.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY