Bantu Wujudkan Single Bar, Rakernas Perdana Peradi Pimpinan Otto Hasibuan Besok di Gelar

0
134

Surabaya, Nawacita – Besok 11- 12 November 2021, Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dibawah pimpinan Otto Hasibuan akan menyelengarakan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bertempat di di Hotel Sangrilla Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut dengan mengambil tema ” Melalui Rakernas kita tetap pertahankan kekokohan Peradi sebagai Organ negara dan Single Bar yang Sempurna”

Ketua Peradi Surabaya Hariyanto, SH., M.Hum menyampaikan, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada kawan kawan media yang telah hadir di acara Press Conference Rakernas Peradi yang perdana, bahwa di Surabaya nanti tgl 11 sampai 12 Oktober 2021, kami dari DPN Peradi akan menyelengarakan Rakernas yang pertama tahun periode ke pengurusan Prof Dr Otto Hasibuan

” Rakernas kali ini, akan mengambil tema ” Melalui Rakernas kita tetap pertahankan kekokohan Peradi sebagai Organ negara dan Single Bar yang Sempurna” artinya kita terus berjuang bahwa Single Bar inilah organisasi satu satunya organisasi yang kita butuhkan semua bukan terpecah pecah maupun terkotak kotak menjadi beberapa profesi saat ini,” terang Hariyanto

Lebih lanjut, Peradi sudah sesuai amanah UU dan putusan mahkamah konstitusi, bahwa Peradi satu satunya punya wadah tunggal profesi Advokat yang di amanahkan di dalam UU Advokat dan beberpa keputusan Mahkamah konstitusi mulai dari tahun 2006 sampai 2018, disitu diulas bahwa Peradi satu satunya wadah Advokat yang Independen.

“Selanjutnya, kami memohon kepada masyarakat Jawa Timur Khususnya Surabaya, dengan Rakernas ini mungkin ada sedikit gangguan apapun istilahnya, kami dari Pihak Peradi baik dari panitia maupun peserta ataupun pengurus Peradi yang kurang berkenan kami mohon maaf sebesar besarnya, karena memang saat ini situasinya masih pendemi,” ungkapnya

Namun rakernas saat ini lain dari biasanya, kami akan menerapkan prokes yang sangat ketat dan syarat untuk masuk dalam acara ini, harus vaksin dua kali serta antigen dan ini salah satu untuk mendukung program vaksinasi serta taat prokes dengan adanya test Antigen.

“Nantinya di lokasi di acara rakernas pihak panitia sudah menyiapkan test antigen tapi peserta juga membawa test antigen boleh dari luar asal H-1, dikarenakan antigen berlaku satu hari, itu satu syarat yang juga kita perketat,” tambahnya

Di samping itu kami sudah mohon doa restu semua institusi, kemarin kami audensi  Gubernur   Jatim serta kapolrestabes, semua mewanti wanti menerapkan prokes yang ketat.

Mereka mengizinkan kegiatan rakernas tapi dengan catatan prokes yang ketat karena ada satgas covid yang ada dilokasi, untuk melihat benar tidaknya kami melaksanakan melaksanakan prokes itu.

” Insyaallah, teman teman dan panitia menyiapkan semua itu dan para peserta akan menaati itu.Dalam mendukung vaksinasi prokes kami juga didukung institusi seperti dari Polrestabes Surabaya membantu menyiapkan mobil vaksin di tempat lokasi.”

Kemudian juga panitia menyiapkan mobil ambulan serta mobil Vaksin tentunya test antigen.Dalam Agenda Kali ini mengambil tema” Untuk mempertahankan Single Bar memang suatu keharusan dan tetap berjuang bersama sama guna meningkatkan profesi advokat

Semakin kita lihat saat ini, dengan banyaknya berdirinya organisasi profesi maka memang kualitas dari pada Advokat memang kita harus dipertanyakan, karena harusnya sebelum menjadi Advokat itu ada pendidikan khusus, setelah pendidikan khusus ada ujian,” Kata Hariyanto saat gelaran Conference Pers, Rabu 10 November 2021.

Ujian ini pun harus standart, dan semuanya kita berharap kebutuhan masyarakat tentang kualitas tentang advokat penting, karena kalau kualitas advokat tidak terjaga maka yang dirugikan adalah pencari keadilan tentunya masyarakat.

Itulah yang kita tekankan, kenapa kita terus berjuang untuk mempertahankan Peradi sebagai lembaga satu satunya wadah profesi advokat. Kita akan terus menerus memperjuangkan sesuai amanah UU dan putusan putusan Mahkamah konstitusi,” harapnya.

Kemudian untuk Peserta dari Indonesia, karena raker pesertanya dari DPC yang ada di Indonesia ada 165 DPC Peradi, di Jawa timur sendiri semua kabupaten sudah ada DPC nya Sendiri, kecuali ada di Madura ada satu DPC di Sampang  dan ini dalam proses pembentukan DPC. Dan Jawa timur hampir semuanya.

“Dengan catatan kota dan kabupaten biasanya gabung, nantinya juga kami pecah kota sendiri kabupaten sendiri, jumlah peserta 165 kali tiga jadi kepesertan ada ketua Sekretaris dan Panitia (KSP) itu kepersertaan dari pada rakernas, untuk rakernas hanya untuk agenda kerja saja.” tutup hariyanto SH., M.Hum selaku Ketua Peradi Surabaya.

LEAVE A REPLY