Alasan Komisi I Gelar Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Hari Sabtu 

0
91
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi

Jakarta, Nawacita – Komisi I DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon tunggal Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Sabtu 6 November 2021. 

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menjelaskan alasan Komisi I memilih untuk melaksanakan fit and proper test pada Sabtu, karena berbagai fakto. 

“karena ada beberapa pertimbangan, Kalau misalkan hari Senin ada rekan kita yang sedang mengadakan acara besar di partai, kemudian ingin TMT (terhitung mulai tanggal) 8 November tugas di parlemen selesai,” kata Bobby, saat diwawancarai di Gedung Nusantara II DPR RI, Jumat (5/11/2021). 

“Walaupun secara administratif TMT  Bapak Panglima Hadi Tjahjanto akhir bulan, tetapi kita ingin tugas konstitusi kita di hari yang sama sesuai dengan undang-undang sebagai kredit poin bahwa tugas kita di parlemen pada on time,” sambungnya. 

Lebih lanjut, politikus Partai Golkar itu menyebut, saat ini Komisi I tengah melakukan verifikasi dokumen Calon Panglima TNI. Kemudian, besok dilanjut dengan agenda fit and proper test. 

Ia pun mengatakan, untuk fit and proper test nanti, para anggota Komisi I secara menyeluruh akan menanyakan perihal teknis bagaimana calon Panglima TNI menjalankan tugasnya selama 13 bulan, yang mana waktu tersebut terbilang sangat singkat. 

“Kalau masalah fit and proper test masing-masing dari fraksi, saya rasa yang akan ditanyakan target-target kerja sasaran 100 hari pertama sampai bagaimana dalam waktu 13 bulan yang cukup singkat ini mampu menerjemahkan visi dan misi dari bapak presiden,” papar Bobby. 

Tak hanya itu, kata Bobby, anggota Komisi I akan memfokuskan pertanyan seputar bagaimana melanjutkan program-program di 2022 yang anggarannya sudah selesai di ketok oleh Panglima Hadi Tjahjanto pada bulan Oktober lalu. 

“Fit and proper test pertama 30 menit terbuka untuk umum, lantas ada 30 menit kedua. Setiap fraksi dikasih waktu 7 menit, lantas dikembalikan lagi ke anggota 7 menit. tapi karena ada PPKM level 2 kita maksimal 1 sesi dua setengah jam. Jadi insya Allah dalam satu sesi bisa selesai sehingga setelah break langsung rapat kembali untuk diambil keputusan,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY