Efek Pandemi Melonjak, Realisasi Investasi Kuartal III 2021 Baru Tercapai Rp 216,7 Triliun

0
85
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Jakarta, Nawacita – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi kuartal III 2021 baru mencapai Rp 216,7 triliun. Dibandingkan kuartal sebelumnya, realisasi investasi itu tercatat turun 2,8 persen.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku, hal tersebut terjadi karena lonjakan kasus aktif pandemi Covid-19 pada awal bulan Agustus 2021.

“Kuartal III terberat, sebab mengalami pandemi Covid1-9 yang luar biasa kenaikannya, mulai dari bulan Agustus. Satu bulan setengah kita kena sampai kasus angka 50 ribu (kasus positif Covid-19),” kata Bahlil, dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Meski demikian, Bahlil menyampaikan, realisasi investasi kuartal III 2021, lebih tinggi dibanding kuartal III 2020, yakni secara year on year (yoy) tumbuh sebesar 3,7 persen.

Namun, ia menyebut pada triwulan ketiga untuk capaian pemasukan investasi baik yang berasal dari penyertaan modal asing (PMA) maupun penyertaan modal dalam negeri (PMDN) masih jauh lebih kecil dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang ditargetkan hingga akhir tahun sebesar Rp 900 triliun.

“Ini lebih disebabkan selama 3 bulan ini kami hanya bekerja maksimal 1,5 bulan,” ungkapnya.

Bahlil juga memaparkan, realisasi investasi pada kuartal III 2021 juga berhasil menyerap tenaga kerja hingga 288.687 orang. Jumlah itu didapat dari realisasi terhadap lapangan pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan sektor yang diinvestasikan.

“Jadi Realisasi Investasi di kuartal ini sekalipun pandemi para pengusaha bisa adaptasi tetap mereka percaya diri. Penyerapan tenaga kerja 288.687 ini jumlah penyerapan tenaga kerja terhadap tenaga kerja secara langsung,” papar Bahlil.

Sementara untuk Foreign Direct Investment (FDI), Kementerian Investasi mencatat penurunan  Secara QoQ turun sebanyak 11 persen dan yoy 2,7 Persen.

“Artinya kita sebenarnya seperti teori bermain bola ala juventus, menggaet investasi itu selalu bertahan dan menyerang kita hajar dalam negeri dan kita push terus,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY