Hadapi Sanksi Anti Doping, Menpora Tunjuk Raja Sapta Jadi Ketua Tim Khusus

0
211
Menpora Zainudin Amali

Jakarta, Nawacita – Badan Antidoping Dunia (WADA) memberikan sanksi kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) pekan lalu, karena tidak patuh dalam menerapkan program uji doping. Hal itu menyebabkan, pelarangan bendera Merah Putih dikibarkan diajang Thomas Cup 2021.

Menindak lanjuti sanksi tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Raja Sapta Oktohari sebagai ketua. Anggota terdiri dari Sekjen KOI, Fery Kono; Dua orang perwakilan dari LADI, dan perwakilan pemerintah yakni Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto.

“Saya membentuk tim yang tugasnya ada dua. Pertama untuk melakukan akselerasi terhadap upaya-upaya kita supaya banned terhadap LADI bisa segera diakhiri,” kata Zainudin, dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Senin (18/10/2021).

Lebih lanjut, Zainudin menyebut, tim khusus ini akan bertanggungjawab langsung kepada dirinya sebagai Menpora. Pihaknya juga akan segera membuatkan surat keputusan agar tim khusus dapat segera menjalankan tugasnya dan mengakhiri permasalahan LIDI.

Baca Juga : Juarai Thomas Cup 2020, Bendera Indonesia Tak Dikibarkan Buntut Sanksi WADA

“Tim ini akan melakukan langkah-langkah termasuk misalnya harus membutuhkan untuk berkomunikasi dengan pihak di luar sana, dengan WADA, IOC, kemudian perwakilan WADA asia pacific, JADA, itu harus dilakukan dan saya sudah sampaikan bila butuh kehadiran saya, saya dampingi,” tegasnya.

Zainudin berharap dengan dibentuknya tim khusus, sanksi yang diberikan WADA terhadap Indonesia bisa segera dituntaskan.

“Jadi itu suatu keputusan langkah kita untuk segera menuntaskan menyelesaikan dan kita bisa tuntaskan dalam waktu yg secepat-cepatnya supaya publik tahu bahwa apa yang kita lakukan ini benar benar serius dan kita menugaskan kepada tim,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY