Luar Biasa! RS Rujukan Untuk Pasien Covid -19 di Jatim Nol “Pasien”

0
266

Surabaya, Nawacita – Bed occupancy ratio ( BOR) di wilayah Jawa Timur alami terus penurunan, hal ini terjadi pada BOR Isolasi, ICU pada RS, maupun BOR pada RS Lapangan, sudah mencapai 0%, perlu kita ketahui jumlah total RS Rujukan Covid-19 di Jatim mencapai 164 RS.

Menurut data Rumah Sakit  Online di Kementrian kesehatan per 30 September 202I, untuk ICU  Covid – 19, pada 110 RS Rujukan berada di angka (nol) pasien. Maksudnya adalah sebanyak 67% RS Rujukan di Jatim memiliki *nol*  pasien.

Awalnya BOR Isolasi di Periode 15 juli hingga 27 September 2021 turun dari 81 % Menjadi 6% atau turun menjadi 75%. Sedangkan untuk BOR ICU menurun dari 78% menjadi 11% atau turunnya sebanyak 67%.

Sementara itu. BOR Rumah Sakit Lapangan juga mengalami penurunan dari 74% menjadi 5% atau turun 69%.

Atas keberhasilan pencapaian tersebut, Gubernur Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas kerja keras, sinergi, do’a  serta kolaborasi dari tenaga kesehatan (nakes). Forkopimda dari  berbagai elemen strategis masyarakat, seperti tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ikut gotong royong dalam membantu mengendalikan  penyebaran virus -19 di Jawa Timur.

“ Dari data yang di himpun dari Rumah sakit  Online per 30 September 2021, 67% Rumah Sakit Rujukan ICUnya Nol pasien.

Sedangkan 31% Rumah Sakit Rujukan Ruang Isolasi Covid-19 juga Nol pasien termasuk di dalamnya juga ada RS Lapangan Indrapura,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (30/9) malam.

“Gubernur Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur ” tambahnya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa terima kasihnya atas terjadinya penurunan di wilayah Jawa Timur yang signifikasi ini menjadi kabar baik buat masyarakat Jawa Timur.

“Terutama di provinsi Jawa Timur, penurunan tak hanya BOR Isolasi, tetapi juga ICU dan Rumah sakit Lapangan. Hal ini berdasarkan  standar dari WHO (organisasi kesehatan dunia) itu BOR minimal 60%.

Meskipun BOR kita berada dibawah standar yang sudah ditetapkan WHO, namun kita tidak boleh lengah harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan serta percepatan vaksinasi,” ungkapnya.

Meski demikian, Khofifah Meski demikian, Khofifah tidak pernah berhenti mengingatkan sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan

“Terima kasih atas semua kerja keras, kekompakan dan do’a terbaik untuk kita semua. dan jangan kendor, jangan lengah dan tetap disiplin prokes,”

Dny

LEAVE A REPLY