Kubu Moeldoko Tuding Pasukan AHY di PTUN Berlebihan

0
143

Jakarta, Nawacita – Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono ramai-ramai kawal sidang di PTUm Jakarta pada hari ini, Kamis (16/9). Menanggapi hal itu, pihak kubu Moeldoko Cs menilai kehadiran sejumlah kader merupakan langkah yang berlebihan. Sebab, hal itu menandakan kubu AHY tak percaya pada proses hukum.

“Berlebihan dan lebay mengada-ngada. Sejak kapan kita cara kita mengawasi persidangan dengan menjadi tergugat intervensi berarti anda nggak yakin dengan kuasa hukum anda Hamdan Zoelva sehingga anda datang mengawasi lagi,” kata Kuasa Hukum kubu Moeldoko, Rudiansyah kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Lebih lanjut, Rudiansyah menilai pernyataan terkait dengan tuduhan pemutar balikan fakta hukum dalam persidangan, hanyalah narasi yang dibuat-buat oleh kubu AHY.

“SBY mengajarkan kita semua ketika menjadi presiden semua permasalahan kebangsaan kita hendaknya kita selesai kan secara hukum. Hari ini kita menyelesaikan secara hukum. Kalau mereka mengatakan memutar balikan fakta sidangnya terbuka. Teman-teman wartawan kan bisa masuk tadi bisa dipantau,” jelasnya.

Sebelumnya, petinggi DPP Partai Demokrat kubu AHY datang ramai-ramai untuk mengawal jalannya persidangan di PTUN Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021). Bahkan mereka datang dengan mengerahkan satu bus berisi para kader Demokrat.

Dalam persidangan kali ini, ada dua perkara diantaranya perkara nomor 150/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai oleh Majelis Hakim Enrico Simanjuntak.  Dan juga sidang gugatan tiga mantan kader Demokrat peserta KLB kepada Menkumham untuk membatalkan SK AD/ART dan Kepengurusan Partai Demokrat Tahun 2020 dengan perkara nomor 154/G/2021/PTUN-JKT yang diketuai Bambang Soebiyantori ini akan menggelar pemeriksaan tiga saksi penggugat.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY