Mufti Anam Sampaikan Sikap Fraksi PDI-P Terhadap RUU Pertanggungjawaban APBN 2020

0
94
Mufti Anam Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P.

Jakarta, Nawacita – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan melakukan rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI Senin (6/9/2021). Dari hasil rapat tersebut, disetujui bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan (P2) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 segera disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Dewan Paripurna DPR-RI.

Anggota DPR RI Fraksi PDI-P, Mufti Anam dalam rapat tersebut menyampaikan harapannya agar APBN sebagai instrumen fiskal dapat memainkan perannya dengan secara optimal terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi di Indonesia.

“Berbagai upaya kebijakan dan program menyelamatkan rakyat harus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Fraksi PDI-P memberi dukungan atas respon cepat pemerintah melalui langkah pendekatan countercyclical dalam mengatasi pandemi menjadi penting,” kata Mufti.

Namun, Mufti meminta berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK atas LKPP tahun 2020 terdapat 26 temuan hasil pemeriksaan terkait sistem pengendalian interen dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, pemerintah segera menindak lanjuti. Agar temuan tersebut tidak terjadi pada APBN anggatan tahun kedepannya.

“Pemerintah memiliki kewajiban untuk menindak lanjuti rekomedasi BPK atas temuan tersebut. Pemerintah harus memastikan penyelesaiannya dan mengambil tindakan penegakan hukum yang diperlukan. sehingga pengelolaan keuangan negara akan menjadi semamin berkualitas di masa mendatang,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Banggar DPR Said Abdullah menyampaikan, sembilan fraksi telah menyetujui bahwa RUU P2 APBN 2020 dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi Undang-Undang.

“Sembilan fraksi semua setuju, ada catatan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 28 catatan. Apakah hasil rapat kerja ini dapat disepakati dan disampaikan untuk disahkan dalam pembicaraan tingkat II, setuju. Setuju saya putuskan,” kata Said.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY