Bandara Juanda Terapkan Pengunaan Aplikasi Peduli Lindungi

0
140

Sidoarjo, Nawacita  – Sejak tanggal 23 Agustus 2021, calon penumpang yang akan berangkat dari Bandara Juanda wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi pada ponsel pintarnya (smartphone). Persyaratan penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/847/2021 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan bagi Pengguna Transportasi Udara yang Terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi.

PTS. General Manager Bandara Internasional Juanda, MMA. Indah Preastuty menyebut bahwa pengimplementasian kebijakan tersebut telah dibahas dan disiapkan secara bersama-sama oleh seluruh stakeholder bandara.

“Sejak 23 Agustus 2021 telah berjalan pengecekan dokumen kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi. Guna mengantisipasi kendala yang mungkin muncul di lapangan, kami menyediakan meja help desk untuk petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang berfungsi untuk mengasistensi calon penumpang yang memiliki kendala pada tahap validasi dokumen kesehatan,” ujar Indah.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada calon penumpang agar datang lebih awal tiba di bandara sebelum jam keberangkatan. “Karena proses validasi dokumen kesehatan memerlukan waktu, maka kami imbau kepada penumpang untuk memperhatikan jam keberangkatan dan tiba di bandara sekurang-kurangnya 3 jam sebelum jam keberangkatan agar perjalanan lebih nyaman. Petugas Customer Service kami juga siap membantu penumpang yang mengalami kesulitan saat di bandara,” tambah Indah.

“Kami mengingatkan kembali agar pengguna jasa mengunduh aplikasi PeduliLindungi serta memastikan menggunakan laboratorium tes Covid-19 yang telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Jika sudah, maka calon penumpang dapat memastikan hasilnya dengan mengecek pada menu “Paspor Digital” di aplikasi PeduliLindungi,” ungkapnya.

Calon penumpang dapat memastikan laboratorium tempat melakukan tes Covid-19 telah terafiliasi di Kementerian Kesehatan melalui tautan https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/. Indah menambahkan tujuan dari pengecekan hasil dokumen kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi adalah untuk mempermudah pelaku perjalanan karena syarat dokumen kesehatan telah tersimpan dalam format digital.

Terkait vaksin sebagai syarat terbang untuk calon penumpang, pihak pengelola bandara bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan menyediakan layanan sentra vaksin Bandara. Calon penumpang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan menunjukkan tiket penerbangan dan hasil negatif tes RT-PCR. “Kami imbau pula agar memperhatikan jadwal penerbangan dan waktu yang diperlukan untuk proses vaksinasi,” jelas Indah.

Chelsea, penumpang Lion Air tujuan Denpasar mengatakan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan layanan sentra vaksin sangat mempermudah proses keberangkatan. “Kebetulan ada acara mendadak di Bali dan belum vaksin jadi sekalian tadi vaksin di bandara. Sudah punya hasil negatif PCR dan tiket, jadi langsung dilayani. Hasil PCR juga ada di aplikasi jadi nggak perlu bawa hardcopy lagi,” jelasnya.

*Tambah Layanan Tes Antigen Drive-Thru*

Demi kenyamanan pengguna jasa, Bandara Internasional Juanda berinovasi menambah satu fasilitas tambahan yaitu tes antigen drive thru. Untuk memanfaatkan layanan ini, pengguna jasa tidak perlu turun dari kendaraan atau antri untuk menghindari kerumunan yang berisiko meningkatkan penularan Covid-19.

Layanan antigen berbasis drive-thru ini mulai beroperasi pada tanggal 26 Agustus 2021 di area parkir Bandara Internasional Juanda. Layanan buka mulai pukul 04.30 WIB sampai dengan 18.00 WIB setiap harinya.

“Kami berharap dengan adanya tambahan fasilitas ini, dapat memberikan pilihan lain bagi para pengguna jasa yang akan melakukan tes antigen terutama yang tidak ingin turun dari kendaraan. Sebelumnya kami telah memiliki layanan walk-in RT PCR dan antigen yang berada di area parkir yang selama ini sudah melayani penumpang bekerjasama dengan PT Angkasa Pura Supports,” pungkas Indah.

Dny

LEAVE A REPLY