Kader Terjaring OTT, Waketum: SOP Partai Harus Mundur

0
170

Jakarta, Nawacita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) anggota DPR dari Fraksi Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Hasan yang dilakukan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali  mengatakan, pihak partai mengaku prihatin terkait kejadian hari ini. Karena itu, dia menyerahkan semuanya kepada lembaga antirasuah tersebut terkait kadernya itu.

“Itu diluar dugaan darpada kami pimpinan NasDem. Namun demikian, pimpinan Partai NasDem kami sangat menghargai proses yang sedang berjalan di KPK. Sehingga saya meminta teman-teman media untuk menahan diri, kita menunggu keputusan dan pengumuman resmi dari KPK tentang penangkapan yang terjadi hari ini,” kata Ahmad Ali, di Ruang Fraksi Partai NasDem, Gedung Nusantara 1, Senin (30/8/2021).

Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini juga menegaskan, partai sudah memiliki mekanisme aturan kepada para kader-kadernya. Aturan tersebut yakni jika ada kader yang terbukti terlibat kasus hukum maka prosedurnya harus berhenti dari Partai Nasdem.

“Di internal Partai NasDem standar operasional prosedur (SOP) itu adalah ketika ada pejabat publik yang terjaring OTT ketika dinyatakan sebagai tersangka dia otomatis menyatakan mengundurkan diri dari partai,” tegasnya.

Untuk diketahui, KPK menangkap sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Probolinggo, Jawa Timur pada Minggu (29/8/2021) malam.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri membenarkan adanya OTT ini. Ia mengatakan terdapat sejumlah pihak yang diamankan lantaran diduga terlibat tindak pidana korupsi.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Ali.

Namun, Ali belum dapat mengungkap pihak-pihak yang ditangkap, dan perkara yang membuat mereka dibekuk. Ali juga belum dapat menyampaikan barang bukti yang diamankan.

“Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap, dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” papar Ali.

“Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut,” sambungnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY