PKB Kecewa Penanganan Covid-19 selama masa PPKM

0
147
Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid
Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid

Jakarta, Nawacita – Dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan, saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 16 Agustus 2021.

Terkait hal itu, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid merasa kecewa dan menilai penanganan Covid-19 belum menunjukan hasil yang memuaskan.

“Di 255 negara yang menghadapi Covid-19 semua hasilnya hampir sama, tidak terlalu memuaskan karena memang Covid-19 ini susah untuk diprediksi,” kata Jazilul, dalam diskusi yang disiarkan secara virtual, Sabtu (14/8/2021).

“Indonesia Juli kemarin sudah cukup landai, tetapi kemudian naik lagi ketika varian delta dan itu lebih parah sehingga membuat semuanya terhenti,” lanjutnya.

Ia mengatakan dalam mengatasi pandemi Covid-19 yakni dengan mengencarkan vaksinasi. Namun, menurutnya program vaksinasi pemerintah belum merata keseluruh pelosok Indonesia

“Vaksin juga masih berapa persen? kira-kira itu yang dilakukan oleh pemerintah,” paparnya.

Wakil Ketua MPR itu juga menyinggung soal program bantuan sosial yang dilakukan pemerintah. Ia menyebut, bantuan sosial hanya terapi jangka pendek yang tidak mampu untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Terkait dengan bansos dan lain-lain kegiatan itu hanya mengantisipasi keadaan saja, bukan menyelesaikan. Jadi itu hanya terapi jangka pendek,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY