Keterisian Bed RS Covid Jawa-Bali menurun termasuk Wisma Atlit

0
136
Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Pertamina yang berlokasi di Tanjung Duren, Jakarta, pada Jumat, 6 Agustus 2021. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, Nawacita – Presiden Joko Widodo mengungkapkan, angka keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di Pulau Jawa dan Bali saat ini sudah mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam keterangan pers usai meninjau dan meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Pertamina di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (06/08/2021).

“Kita patut bersyukur bahwa pada hari ini, angka-angka menunjukkan bahwa pandemi di Jawa dan Bali mulai sedikit menurun,” kata Jokowi.

Bahkan, khusus di Jakarta, Jokowi menyebut BOR di Wisma Atlet yang dalam dua bulan terakhir mencapai hampir 100 persen, per hari ini ia mendapatkan laporan bahwa BOR di Wisma Atlet sudah menurun sangat drastis lebih dari 50 persen.

“Di Jakarta saya melihat selalu angka-angka BOR, setiap hari, setiap malem. Kalau mungkin 6-8 minggu lalu di Wisma Atlet BOR-nya di sekitar 90an persen. Tapi pagi hari ini, tadi saya mendapatkan informasi angkanya sudah berada pada posisi 25 persen BOR-nya,” paparnya.

Namun, Jokowi menegaskan penurunan BOR bukan berarti membuat semua pihak untuk lengah. Sebaliknya, dia mengingatkan kepada pemerintah dan masyarakat untuk tetap berhati-hati agar tidak kembali mengalami kenaikan.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pertamina atas pembangunan RS Modular Pertamina. Ia berharap RS tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada menteri BUMN, Pertamina yang telah menyiapkan RS Modular Pertamina dengan kapasitas 305 tempat tidur yang komplit dengan ICU dan HCU. Lebih bagus lagi, ada juga ICU khusus untuk anak-anak, bayi, dan ibu-ibu sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY