Menteri Tito Sebut Makan di Warung Lebih 20 Menit Rawan Airbone

0
102
Menteri Dalam NEgeri Tito Karnavian

Jakarta, Nawacita  – Pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, pemerintah mengeluarkan peraturan baru yang tertuang pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021.

Dalam instruksi tersebut, salah satu aturan yang dirubah yakni disektor usaha kecil seperti warung tegal (warteg) diizinkan beroperasi dengan kapasitas pengunjung tiga orang dan waktu makan 20 menit.

Peraturan itu sempat menimbulkan perbincangan dikalangan masyarakat, karena menganggap peraturan tersebut tidak masuk akal.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait aturan tersebut.

Tito menuturkan, batas waktu 20 menit untuk sekali makan di tempat sudah cukup. Menurutnya, aturan itu dibuat agar masyarakat bisa makan dengan cepat tanpa berbincang dan menimbulkan kerumunan.

“Supaya tidak terjadi pengumpulan airborne dan aerosol (virus) di ruang makan. Kalau banyak ngobrol, tertawa kemudian sambil berbincang-bincang, itu rawan penularan,” kata Tito dalam keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/7/2021).

“Mungkin terdengarnya lucu, tapi di luar negeri sudah lama diberlakukan itu,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Tito meminta kepada semua pelaku usaha untuk memahami dengan baik aturan tersebut dan benar-benar diterapkan.

Lebih lanjut, ia pun meminta kepada aparat keamanan, khususnya Satpol PP untuk mengawasinya secara langsung dengan cara-cara yang humanis.

“Kita harapkan juga ada pengawas dari Satpol PP, dibantu TNI-Polri untuk memastikan bahwa aturan ini bisa tegak. Mulai dari persuasif pencegahan, sosialisasi, sampai ke langkah-langkah koersif.  Tentunya dengan cara-cara yang santun dan tdk menggunakan kekuatan yg berlebihan,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY