DPR Desak Aparat Urai Kerumunan di Jalur Alternatif Selama PPKM Darurat

0
93

JAKARTA, Nawacita – Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana menyoroti kerumunan di jalan alternatif imbas kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli 2021 yang salah satunya menutup sejumlah jalan protokol guna mengurangi mobilitas masyarakat.

Namun, jalan alternatif yang digunakan masyarakat untuk menghindari penutupan PPKM justru luput dari pengawasan aparat keamanan.

“Dengan menutup sejumlah jalan protokol, untuk membatasi gerak masyarakat, akan tetapi, penutupan jalan ini bukan tanpa masalah. Sejumlah ruas jalan yang menjadi alternatif bagi masyarakat di luar jalur utama menjadi padat. Hal ini justru membuat kepadatan baru dan harus menjadi bahan kajian lalu lintas,” kata Eva, kepada wartawan, Minggu (11/7/2021).

Menurut politikus NasDem ini, jalur-jalur alternatif yang menjadi pusat kerumunan harus mendapatkan perhatian lebih. Menurutnya, kerumunan itu akan menjadu klaster baru penyerabaran Covid-19.

“Jangan sampai masyarakat yang terpaksa melewati jalur alternatif justru menjadi klaster penularan baru. Tentu saja ini harus menjadi kepedulian kita bersama,” tegas Eva.

“Meski idealnya penutupan jalan bertujuan agar masyarakat di rumah saja, tapi pada kenyataannya masih banyak pengguna jalan (kendaraan) yang beraktivitas pada sektor pelayanan, pada kantor pemerintah maupun swasta. Sehingga kepadatan lalu lintas terjadi di ruas jalan yang tidak ditutup,” sambungnya.

Lebih lanjut, Eva menekankan penempatan petugas seharusnya tidak hanya berada di jalan yang ditutup, tetapi juga di sekitar jalan yang menjadi alternatif.

“Petugas harus hadir untuk mengurai kepadatan lalu lintas masyarakat yang masih harus tetap beraktivitas walau di masa pandemi. Penempatan petugas harus mengedepankan aspek keselamatan bagi petugas itu sendiri. Saya minta kepada semua Polres dan Dishub untuk mengurai jika terjadi kerumunan atau kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik saat penutupan jalan protokol,” pungkas legislator dapil Jateng ini.

Sebelumnya, penyekatan di jalur utama saat PPKM darurat tak terlalu efektif. Sejumlah penyekatan justru menjadi kerumunan. Di awal pemberlakuan PPKM justru penyekatan di Margonda Depok dijebol warga.

Demi menekan laju penularan COVID-19, PPKM juga kini diberlakukan di sejumlah kota di luar Jawa-Bali yang kasus penularannya dianggap signifikan.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY