Mendikbudristek Nadiem Pastikan Sekolah Tatap Muka Terbatas Terus Berjalan

0
110
Menteri Pendidikan Nasional Nadiem Makarim. Foto : alma/nawacita

Jakarta, Nawacita – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut kebijakan sekolah tatap muka masih terus berlaku sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. Meskipun ditengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat pasca libur idul fitri.

“Surat Keputusan Bersama (SKB) menteri masih berlaku ya. Jadi dilaksanakan saja. Lanjut saja melalukan pelaksanaan tatap muka sesuai sesuai SKB,” kata Nadiem, saat diwawancarari di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Akan tetapi, Nadiem juga menyampaikan jika kasus Covid-19 disuatu wilayah terus meningkat dan menerapkan kebijakan PPKM, maka prosea sekolah tatap muka bisa diberhentikan sementara.

“Kalau pun ada kasus yang meningkat ada yang namamya ppkm di mana itu bisa diberhentikan sementara,” paparnya.

Lebih lanjut, dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Nadiem mengatakan PPKM sudah menjadi bagian dalam surat keputusan bersama (SKB) terkait pembelajaran tatap muka di bulan Juli. Maka dari itu, PPKM bisa digunakan sebagai instrumen rem di daerah baik kelurahan maupun desa jika lonjakan kasus Covid-19 terus meningkat.

“Jadi itu sudah menjadi bagian dari SKB kita bahwa PPKM itu bisa mem-by pass atau bisa saja menganulir selama 2 minggu tersebut proses pembelajaran tatap muka terbatas. Jadi itu saja, jadi tidak perlu khawatir bahwa akan ada perubahan apa, tidak. PPKM akan menjadi instrumen pemerintah untuk melakukan rem di daerah di kelurahan atau di desa tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY