Program Dangdut Goes to UNESCO, Sandiaga Usulkan Tambahan Rp500 Miliar

0
156
Menparekraf Sandiaga Uno

Jakarta, Nawacita – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp500 miliar dalam pagu indikatif Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022. Usulan tersebut guna membantu perencanaan pemulihan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kereatif.

“Dalam rangka percepatan pemulihan pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kemenparekraf dan Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif memerlukan tambahan alokasi anggaran Rp500 miliar sehingga total usulan pagu indikatif sebesar Rp4,316 triliun,” kata Sandiaga Uno dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Sandiaga Uno menjelaskan penambahan anggaran tersebut akan ditambahkan dalam beberapa program diantaranya, deputi bidang sumber daya dan kelembagaan senilai Rp60 miliar. Deputi bidang pengembangan destinasi dan infrastruktur Rp240 miliar.

Lalu, deputi bidang produk wisata dan penyelenggaraan kegiatan (events) senilai Rp80 miliar, serta untuk deputi bidang ekonomi digital dan produk kreatif diusulkan penambahan senilai Rp120 miliar

Lebih lanjut, Sandiaga Uno menyampaikan khusus untuk deputi bidang ekonomi digital dan produk kreatif, salah satu anggarannya akan digunakan untuk membawa dangdut menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO.

“Dukungan dangdut goes to UNESCO memerlukan anggaran sebesar Rp10 miliar. Sementara fasilitas pembuatan film bagi komunitas sebesar Rp10 miliar dan inkubasi produk film, animasi, video, serta videografi di lima destinasi super prioritas sebesar Rp50 miliar,” paparnya.

Sandiaga juga mengusulkan tambahan anggaran Rp20 miliar untuk program santri digital-preneur dan Rp15 miliar untuk program Go Start Up Indonesia.

“Kemudian, kami juga meminta tambahan anggaran untuk memfasilitasi pendaftaraan kekayaan intelektual pelaku ekonomi kreatif. Anggaran yang diusulkan ialah sebesar Rp15 miliar. Sehingga total semuanya Rp120 miliar,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY